Thursday, 10 September 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Bali Dorong Kesadaran Migrasi Aman melalui Sosialisasi di LPKS Elizabeth International Denpasar

-

00.07 28 July 2026 152

BP3MI bali edukasi migrasi aman dan program SMK Go Global di LPKS Elizabeth International Denpasar, Selasa (28/7/2026).

Denpasar, KP2MI (28/7) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali terus memperluas edukasi mengenai migrasi aman kepada generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman dan Program SMK Go Global yang diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BP3MI Bali dengan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali yang bertempat di LPKS Elizabeth International Denpasar.

Kegiatan diikuti oleh 40 peserta didik LPKS Elizabeth International Denpasar, sebuah lembaga pendidikan vokasi yang memiliki program keahlian di bidang hospitality, di antaranya Food and Beverage Service, Culinary, Front Office, dan Housekeeping. Selain BP3MI Bali, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali serta Bank BPD Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Pengantar Kerja Ahli Pertama BP3MI Bali, I Ketut Yoga Adityawira, menyampaikan materi mengenai migrasi aman serta Program SMK Go Global. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mulai dari persyaratan menjadi Pekerja Migran Indonesia, mekanisme penempatan secara legal dan prosedural, hingga bentuk pelindungan yang diberikan negara kepada PMI sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah kembali ke tanah air.

I Ketut Yoga Adityawira menyampaikan bahwa generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang vokasi memiliki peluang besar untuk berkarier di pasar kerja internasional. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan pemahaman mengenai prosedur penempatan yang benar agar terhindar dari berbagai risiko.

"Bekerja ke luar negeri merupakan peluang yang sangat baik untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan. Namun, setiap calon Pekerja Migran Indonesia harus memastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi dan prosedural agar memperoleh pelindungan dari negara. Melalui Program SMK Go Global, kami berharap para peserta dapat mempersiapkan diri sejak dini sehingga mampu bersaing secara global dengan tetap mengutamakan aspek pelindungan," ujar Yoga.

Selain memberikan edukasi mengenai migrasi aman, BP3MI Bali juga memperkenalkan Program SMK Go Global sebagai salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesiapan lulusan pendidikan vokasi dalam mengakses peluang kerja di luar negeri melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, dan penempatan secara resmi sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Melalui kegiatan ini, BP3MI Bali berharap semakin banyak peserta didik vokasi yang memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara aman, legal, dan prosedural, sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja internasional secara optimal serta menjadi Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing.* (Humas/BP3MI Bali)