Tuesday, 13 October 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sulawesi Tenggara Monitoring Pelatihan Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Barista

-

00.09 3 September 2026 705

BP3MI Sulawesi Tenggara Monitoring Pelatihan Peningkatan Kapasitas CPMI Sektor Barista

Kendari, KP2MI (3/9) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara dan PT Timuraya Jaya Lestari melaksanakan monitoring Pelatihan Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia sektor Barista yang bertempat di Hotel Lyras Syariah Kendari, Rabu (2/9).

Dalam pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan keterampilan teknis barista yang disampaikan oleh Pimpinan PT Timuraya Jaya Lestari, Ahmad Faisol, yang juga memberikan materi meliputi praktik penyeduhan kopi, teknik pouring, pengoperasian peralatan barista, ketepatan takaran bahan, teknik pengolahan minuman, hingga penyajian minuman sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Selain keterampilan teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai kesiapan bekerja di luar negeri, termasuk budaya dan etika kerja, kondisi lingkungan kerja, sistem penggajian, jam kerja, hak dan kewajiban pekerja, fasilitas yang diperoleh selama bekerja, serta potensi bahaya dan risiko di tempat kerja.

Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Asakar, dalam arahannya menyampaikan kepada peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, meningkatkan keterampilan, disiplin, kemampuan Bahasa Inggris, dan kesiapan mental maupun fisik.

“Kami mengajak peserta untuk membangun kekompakan dan saling mendukung selama mengikuti pelatihan. Kesiapan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh mental, kedisiplinan, etika, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja,” ujar La Ode Asakar.

Sementara itu, Pimpinan PT Timuraya Jaya Lestari, Ahmad Faisol, menyampaikan bahwa peserta perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh agar mampu memenuhi tuntutan pekerjaan sebagai barista di negara tujuan.

“Peserta diharapkan tidak hanya menguasai teknik dasar barista, tetapi juga memiliki kedisiplinan, etika kerja, kemampuan berkomunikasi, dan kesiapan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, BP3MI Sulawesi Tenggara bersama pihak penyelenggara dan PT Timuraya Jaya Lestari terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh proses pelatihan, pembekalan, dan monitoring berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini, BP3MI Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia agar memiliki kompetensi, pengetahuan, serta kesiapan mental dan fisik sebelum menjalani proses penempatan dan bekerja di luar negeri. Diharapkan para peserta nantinya mampu menjadi Pekerja Migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan dapat bekerja secara aman serta bertanggung jawab.**(Humas BP3MI Sulawesi Tenggara).