Monday, 20 July 2026
logo

Berita

Berita Utama

Dukung SMK Go Global dan Gerakan Nasional Migrasi Aman, BP3MI Bali Inisiasi Pertukaran Data dengan BGTK Bali

-

00.06 3 June 2026 176

Dukung SMK Go Global dan Gerakan Nasional Migrasi Aman, BP3MI Bali Inisiasi Pertukaran Data dengan BGTK Bali

Denpasar, KP2MI (3/6) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Kampanye Nasional Migran Aman dan program SMK Go Global. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Bali yang dilaksanakan di Kantor BGTK Provinsi Bali, pada Selasa (2/6/2026).

Audiensi diterima langsung oleh Kepala BGTK Provinsi Bali, I Wayan Surata, beserta jajarannya. Pertemuan tersebut bertujuan membangun sinergi dan kolaborasi dalam mempercepat pelaksanaan Kampanye Nasional Migran Aman di sekolah-sekolah binaan BGTK sekaligus menginisiasi pertukaran data dan informasi terkait lembaga pendidikan vokasi sebagai bagian dari akselerasi program SMK Go Global.

Dalam pertemuan tersebut, BP3MI Bali dan BGTK Bali sepakat untuk memperkuat diseminasi informasi mengenai peluang bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selain itu, kedua pihak juga akan berkolaborasi dalam memberikan penyuluhan kepada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) guna meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku serta mencegah praktik penempatan pekerja migran secara nonprosedural.

Kepala BP3MI Provinsi Bali, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BGTK Bali merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi migrasi aman kepada generasi muda sejak berada di bangku sekolah.

"Kami melihat sekolah, khususnya SMK, sebagai salah satu pintu masuk yang sangat penting untuk membangun kesadaran migrasi aman. Melalui kolaborasi dengan BGTK Bali, kami berharap informasi mengenai peluang bekerja ke luar negeri secara prosedural, aman, dan terlindungi dapat menjangkau lebih banyak siswa sehingga mereka memiliki pemahaman yang benar sebelum memasuki dunia kerja. Apalagi, program SMK Go Global telah menjadi perhatian sendiri dari presiden," ujar Iqbal.

Iqbal menambahkan bahwa program SMK Go Global tidak hanya bertujuan membuka akses kerja internasional bagi lulusan SMK, tetapi juga memastikan setiap calon pekerja migran memahami prosedur yang benar serta terhindar dari praktik penempatan nonprosedural.

Kerja sama juga akan diarahkan pada pendataan minat dan potensi siswa SMK yang ingin bekerja di luar negeri. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembinaan dan peningkatan kompetensi yang lebih tepat sasaran bagi calon pekerja migran Indonesia.

Kepala BGTK Provinsi Bali, Surata, menyambut baik kolaborasi tersebut.

“Kami berkomitmen membuka akses komunikasi yang lebih luas dengan BP3MI Bali. Ke depannya, BP3MI Bali akan dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi, forum diskusi, maupun kegiatan lain yang terkait pendidikan vokasi di Provinsi Bali,” ungkap Surata.

Selain membahas penguatan program Kampanye Migran Aman dan SMK Go Global, BP3MI Bali juga menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan gedung yang berada dalam tata kelola BGTK untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pelayanan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Bali.

Melalui sinergi ini, Kepala BP3MI Bali berharap upaya edukasi migrasi aman dapat menjangkau lebih banyak siswa dan tenaga pendidik, sekaligus memperkuat kesiapan lulusan SMK dalam memanfaatkan peluang kerja internasional secara legal, aman, dan terlindungi. ** (Humas/BP3MI Bali)