Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman (GNMA) di Jember, Wamen P2MI Ajak Masyarakat Wujudkan Migrasi Aman dan Bermartabat
-
Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman (GNMA) di Jember, Wamen P2MI Ajak Masyarakat Wujudkan Migrasi Aman dan Bermartabat
Jember, KP2MI (17/6) – Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman (GNMA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai upaya meningkatkan edukasi dan kesadaran publik mengenai pentingnya migrasi yang aman dan prosedural, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), purna PMI, keluarga PMI, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, Staf Ahli Bidang Transformasi Digital Prof. Dr. Moch. Chotib, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto, Bupati Jember Muhammad Fawait, Direktur Jenderal Pemberdayaan Muh. Fachri, Direktur Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Produktif Sukarman, Direktur Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi Ramadhan N.A., Kepala BP3MI Jawa Timur Tyas Puji Rahadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember.
Acara jalan sehat secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla bersama Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Sigit Priyanto dan Bupati Jember Muhammad Fawait. Ketiganya melepas peserta yang telah memadati area start sejak pagi hari dengan penuh antusias.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dzulfikar menegaskan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan setiap warga negara Indonesia yang bekerja ke luar negeri memperoleh pelindungan yang optimal.
"Kehadiran kita hari ini bukan sekadar menghadiri sebuah acara, melainkan meneguhkan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap warga negara Indon"esia yang bekerja ke luar negeri memperoleh pelindungan yang layak, bekerja secara prosedural, dan kembali ke tanah air dengan membawa manfaat bagi keluarga serta bangsa," ujar Dzulfikar.
Ia juga menegaskan bahwa pekerja migran Indonesia merupakan pahlawan devisa yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional sehingga negara wajib hadir memberikan pelindungan secara menyeluruh.
"Pekerja Migran Indonesia adalah pahlawan devisa dan pejuang keluarga. Mereka meninggalkan kampung halaman, orang tua, pasangan, dan anak-anak mereka demi memperjuangkan kehidupan yang lebih baik. Karena itu, negara memiliki kewajiban untuk hadir memberikan pelindungan sejak sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah kembali ke Indonesia," tegasnya.
Lebih lanjut, Dzulfikar mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan GNMA sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
"Saya mengajak seluruh pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan media untuk menjadikan Gerakan Nasional Migran Aman sebagai gerakan bersama," tambahnya.
Selain menjadi sarana edukasi mengenai migrasi aman, kegiatan jalan sehat ini juga berlangsung semarak dengan berbagai hiburan dan pembagian doorprize menarik. Beragam hadiah mulai dari peralatan elektronik hingga hadiah hiburan lainnya semakin menambah antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui penyelenggaraan Gerakan Nasional Migran Aman di Kabupaten Jember, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memilih jalur migrasi yang aman, legal, dan sesuai prosedur. Dengan demikian, pekerja migran Indonesia dapat bekerja secara bermartabat, terlindungi hak-haknya, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia.**(Humas/BP3MI Jawa Timur)