Pekerja Migran Indonesia Sakit Dipulangkan dari Malaysia, BP3MI D.I. Yogyakarta Berikan Pendampingan
-
BP3MI) D.I. Yogyakarta bersama Disnaker Kabupaten Sleman dampingi kepulangan Pekerja Migran Indonesia yang sakit dari Malaysia, di Bandara Internasion
Yogyakarta, KP2MI (1/7) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) D.I. Yogyakarta bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman mendampingi kepulangan seorang Pekerja Migran Indonesia yang mengalami sakit dari Malaysia hingga kembali ke daerah asal di Kabupaten Sleman, Senin (29/6/2026).
Pemulangan tersebut difasilitasi oleh Perwakilan Republik Indonesia di Malaysia bersama para pemangku kepentingan terkait sebagai wujud komitmen negara dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia yang mengalami kondisi khusus di negara penempatan.
Setibanya di Bandara Internasional Yogyakarta, Pekerja Migran Indonesia didampingi oleh petugas BP3MI D.I. Yogyakarta bersama Disnaker Kabupaten Sleman. Turut hadir dalam proses pendampingan Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Sleman, Sumaryati, beserta Pengantar Kerja Disnaker Kabupaten Sleman.
Selanjutnya, petugas mengawal proses kepulangan Pekerja Migran Indonesia dari ruang kedatangan hingga tiba dengan selamat di kediamannya di wilayah Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses kepulangan berlangsung aman, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya.
Secara terpisah, Kepala BP3MI D.I. Yogyakarta, Muhammad Ilyas Prakananda, menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik bagi Pekerja Migran Indonesia yang membutuhkan pendampingan saat kembali ke Tanah Air.
“Pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. BP3MI D.I. Yogyakarta akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap PMI yang menghadapi kondisi khusus dapat memperoleh pelayanan yang cepat, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ilyas.
BP3MI D.I. Yogyakarta mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulangan tersebut, mulai dari Perwakilan RI di Malaysia, BP3MI Kepulauan Riau, instansi terkait di Batam, hingga Pemerintah Kabupaten Sleman, sehingga proses pemulangan dan pendampingan dapat terlaksana dengan baik. **(Humas/BP3MI D.I.Y)