Tuesday, 13 October 2026
logo

Berita

Berita Utama

Program SMK Go Global Batch 1 Gelombang 1 di Kabupaten Sambas Selesai, BP3MI Kalimantan Barat: 40 Peserta Siap Bersaing di Dunia Kerja Global

-

00.09 7 September 2026 295

Program SMK Go Global Batch 1 Gelombang 1 di Kabupaten Sambas Selesai, BP3MI Kalimantan Barat: 40 Peserta Siap Bersaing di Dunia Kerja Global

Sambas, KP2MI (4/9) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Barat melaksanakan Penutupan Program SMK Go Global Batch 1 Gelombang 1 Peningkatan Kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bidang manufaktur operator produksi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (4/9/2026) di Gedung Kuliah Terpadu II Ruang Audiovisual Politeknik Negeri Sambas (Poltesa).

Kegiatan penutupan turut dihadiri Direktur Poltesa Yuliansyah, Wakil Direktur III Poltesa Heri Mulyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas Marjuni, serta perwakilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT Arwana Citra Lestari.

Program peningkatan kapasitas tersebut dilaksanakan selama 10 hari dengan total 100 Jam Pelajaran (JP) dan diikuti oleh 40 peserta. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bekerja sebagai operator produksi sebagai bagian dari persiapan penempatan ke luar negeri, khususnya Malaysia.

Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, kegiatan juga diisi dengan pemberian sertifikat kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi sekaligus bukti telah mengikuti dan menyelesaikan pelatihan peningkatan kapasitas bidang manufaktur operator produksi.

Ketua Tim Layanan Penempatan BP3MI Kalimantan Barat, Rizal Saragih, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Poltesa selaku penyelenggara kegiatan atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan Program SMK Go Global.

“Setelah mengikuti pelatihan operator produksi ini, diharapkan peserta sudah siap untuk bekerja sesuai dengan jabatan mereka dan siap untuk bekerja di negara penempatan,” ujar Rizal.

Menurutnya, peningkatan kapasitas CPMI menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, produktif, dan mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja global. Pembekalan yang diberikan melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta sebelum memasuki dunia kerja di negara penempatan.

Rizal juga berharap sinergi antara BP3MI Kalimantan Barat dan Poltesa dapat terus terjalin hingga tahun 2029 dalam mendukung program pemerintah membuka akses dan peluang bagi masyarakat untuk go global. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja, tetapi juga turut berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

“BP3MI Kalimantan Barat mengapresiasi dukungan Poltesa. Semoga kolaborasi ini dapat terus diperkuat untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang kompeten, produktif, dan siap bersaing di tingkat global,” pungkasnya.

Penutupan Program SMK Go Global Batch 1 Gelombang 1 menjadi momentum bagi para peserta untuk melanjutkan langkah menuju dunia kerja dengan bekal kompetensi yang telah diperoleh. BP3MI Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan akses pelatihan dan peluang kerja luar negeri yang aman, prosedural, dan berorientasi pada peningkatan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia. ** (Humas/BP3MI Kalimantan Barat)