Wednesday, 11 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Bekali Sepuluh Calon Pekerja Migran Indonesia, BP3MI Sultra Tekankan Slogan Berangkat Aman, Bekerja Nyaman, Pulang Tenang

-

00.02 6 February 2026 74

BP3MI Sultra Bekali Sepuluh Calon Pekerja Migran Indonesia di Kantor BP3MI Sultra, Kamis (5/2/2026).

Kendari, KemenP2MI (6/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal sepuluh Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang menjalani Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) di Kantor BP3MI Sultra, Kamis (5/2/2026).

Tim BP3MI Sultra, Yeti Sri Wahyuni, menyatakan kegiatan ini merupakan tahapan krusial yang wajib dilalui sebelum bekerja ke luar negeri. Orientasi tersebut bertujuan memberikan pembekalan agar Calon Pekerja Migran Indonesia memahami prosedur legalitas guna meminimalisir risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi kerja.

Yeti menambahkan bahwa edukasi ini merupakan benteng utama bagi Calon Pekerja Migran Indonesia agar terhindar dari praktik perdagangan orang maupun perlakuan tidak adil.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja yang berangkat dari Sulawesi Tenggara memiliki mental yang kuat dan pemahaman regulasi yang matang. Sesuai moto kita, mereka harus berangkat dengan skema yang jelas agar bisa bekerja dengan aman, dan nantinya pulang ke tanah air dengan membawa kesuksesan serta rasa nyaman," ujar Yeti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang PT Arwana Citra Lestari, Asra Suasa, hadir mendampingi para Calon Pekerja Migran Indonesia dan memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pemerintah.

"Kami berkomitmen penuh untuk mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan pemerintah melalui orientasi ini, kami berharap para Calon Pekerja Migran Indonesia benar-benar memahami kontrak kerja mereka, Fokus kami bukan hanya sekadar memberangkatkan, tapi memastikan kesejahteraan dan perlindungan mereka selama di luar Negeri terjaga hingga kembali ke tanah air," tegas Asra.

Saat acara berlangsung, salah satu peserta OPP, Arisnanto, menyampaikan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan oleh BP3MI Sultra.

“Setelah ikut orientasi ini saya jadi paham apa yang harus saya lakukan kalau ada masalah di sana dan saya merasa lebih tenang berangkat lewat jalur resmi yang dijamin pemerintah," ungkap Arisnanto.

Dengan terlaksananya OPP ini, BP3MI Sultra berharap angka keberangkatan nonprosedural di wilayah Sulawesi Tenggara dapat terus ditekan, sehingga impian “Bekerja Aman, Pulang Nyaman” bukan sekadar slogan, melainkan realitas bagi setiap pejuang devisa.**(Humas/BP3MI Sulawesi Tenggara)