Sunday, 9 August 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Kepulauan Riau dan Disnaker Karimun Evaluasi Edukasi Migrasi Aman bagi Pelajar SMK

-

00.08 7 August 2026 58

BP3MI Kepulauan Riau dan Disnaker Karimun Evaluasi Edukasi Migrasi Aman bagi Pelajar SMK

Tanjungpinang, KP2MI (7/8) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun menggelar rapat evaluasi pelaksanaan penyuluhan dan bimbingan jabatan bagi pencari kerja sebagai upaya memperkuat edukasi migrasi aman bagi generasi muda.

Rapat yang berlangsung di Kantor BP3MI Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (6/8/2026), merupakan tindak lanjut kegiatan penyuluhan dan bimbingan jabatan yang sebelumnya dilaksanakan di SMKS Vidya Sasana dan SMKN 1 Kundur pada akhir Juli 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Delina Asriyani dan Iskandar, bersama jajaran BP3MI Kepulauan Riau.

Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Kombes Pol. Imam Riyadi, mengatakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai prosedur bekerja ke luar negeri yang aman dan legal.

"Sinergi antara BP3MI dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun sangat penting untuk memastikan generasi muda memperoleh informasi yang benar mengenai peluang bekerja ke luar negeri secara prosedural. Melalui evaluasi ini, kami ingin meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat edukasi agar masyarakat memahami pentingnya bekerja melalui jalur resmi," ujarnya.

Menurut Imam, pendekatan sosialisasi juga perlu terus disesuaikan dengan karakteristik generasi muda agar pesan yang disampaikan lebih efektif.

"Kami akan mengembangkan metode edukasi yang lebih interaktif, seperti diskusi kelompok kecil dan pemanfaatan media digital. Selain itu, kami terus menyosialisasikan program prioritas Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, termasuk Program SMK Go Global, untuk mempersiapkan lulusan SMK yang memiliki kompetensi, sertifikasi, dan daya saing di pasar kerja internasional," katanya.

Berdasarkan data BP3MI Kepulauan Riau, sepanjang 2025 hingga Juli 2026 tercatat 175 Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Karimun telah menerbitkan E-Kartu Pekerja Migran Indonesia (E-KPMI). Data tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur yang resmi.

Melalui rapat evaluasi ini, BP3MI Kepulauan Riau dan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun sepakat memperkuat kolaborasi melalui perluasan diseminasi informasi di media sosial, peningkatan metode bimbingan jabatan berbasis praktik, serta penguatan edukasi migrasi aman bagi calon pekerja migran Indonesia.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan generasi muda Kabupaten Karimun dalam memanfaatkan peluang kerja di luar negeri secara profesional, aman, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.**(Humas BP3MI Kepulauan Riau)