BP3MI Bali Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Sakit dari Korea Selatan yang Transit melalui Bandara Ngurah Rai
-
BP3MI Bali fasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia sakit asal Jakarta dari Busan melalui Bandara Ngurah Rai, Selasa (21/1/2026).
Denpasar, KemenP2MI (21/1) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali melaksanakan giat fasilitasi pemulangan transit terhadap 1 Pekerja Migran Indonesia sakit atas nama Just Manoppo, yang merupakan anak buah kapal (ABK) Kapal Kargo MV Sun Lie, Selasa (21/1/2026).
Pekerja tersebut dipulangkan dari Busan, Korea Selatan, ke daerah asal Jakarta dengan pendampingan dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul atas nama Haryo Saputro. Ia tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menggunakan pesawat Busan Air BX601 pada pukul 23.58 WITA dan selanjutnya transit di Bali sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal.
Setibanya di Bali, ia diistirahatkan sementara di Kantor BP3MI Bali guna memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau sebelum melanjutkan penerbangan selanjutnya menuju Jakarta. Pekerja Migran Indonesia tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan pada Rabu (22/1/2026) menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-401 pukul 07.00 WITA.
Dalam fasilitasi pemulangan transit ini, BP3MI Bali turut berkoordinasi dan didukung oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Benoa, sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran proses pemulangan PMI.
Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Bali, Kadek Agus Arnawa, menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh untuk hadir memberikan pelindungan kepada PMI dalam situasi dan kondisi apa pun.
“Negara akan selalu hadir dan mengupayakan pelindungan bagi Pekerja Migran Indonesia dalam keadaan dan kendala apa pun. BP3MI Bali berkomitmen memastikan Pekerja Migran Indonesia mendapatkan pendampingan, pelayanan, dan rasa aman hingga kembali ke daerah asal,” tegas Kadek Agus Arnawa.
Melalui kegiatan ini, BP3MI Bali kembali menegaskan komitmennya dalam melaksanakan tugas pelindungan PMI, khususnya bagi PMI yang menghadapi permasalahan kesehatan, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berkelanjutan.** (Humas/BP3MI Bali)