Saturday, 25 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Jawa Barat Kembali Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia

-

00.04 24 April 2026 33

BP3MI Jawa Barat Kembali Fasilitasi Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia

Bandung, KP2MI (24/4) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat kembali memfasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) asal Provinsi Jawa Barat dari Malaysia, pada Jumat (24/4/26).

Fasilitasi pemulangan ini merupakan tindak lanjut atas Brafaks dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur tanggal 21 April 2026 terkait Permohonan Bantuan Penanganan dari Kuala Lumpur bagi 217 orang WNI/Pekerja Migran Indonesia dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenanjung Malaysia.

Berdasarkan Brafaks KBRI Kuala Lumpur, teridentifikasi 8 orang Pekerja Migran Indonesia dan 3 orang anak asal Provinsi Jawa Barat. Kesebelas orang tersebut berasal dari Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Sukabumi.

Para PMI-B tersebut diterbangkan dari Malaysia menggunakan maskapai Citilink dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (23/4/26) sekitar pukul 20.47 WIB. Tim BP3MI Jawa Barat kemudian melakukan penjemputan dan pendampingan pemulangan berdasarkan daerah asal masing-masing pada Jumat (24/4/26).

Sebelumnya, Kepala BP3MI Jawa Barat, Singgih Hermawan, menjelaskan bahwa tim BP3MI Jawa Barat telah melakukan koordinasi dengan beberapa stakeholder terkait agar fasilitasi pemulangan PMI-B dari Malaysia tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Kegiatan fasilitasi pemulangan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tentunya karena telah dibantu oleh beberapa pihak, diantaranya Kementerian Luar Negeri, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Disnaker Kabupaten/Kota serta Badan Penghubung (Banhub) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat,” kata Singgih.

Dalam kegiatan pemulangan tersebut, Singgih kemudian memberikan arahan kepada para Pekerja Migran Indonesia yang telah dipulangkan agar tidak mudah terpengaruh oleh rayuan calo atau pihak yang menawakan pekerjaan ke luar negeri secara non-prosedural.

Adapun pihak keluarga Pekerja Migran Indonesia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan fasilitasi yang diberikan oleh KP2MI, BP3MI Jawa Barat serta instansi terkait dalam proses kepulangan hingga ke daerah asal. **(Humas/BP3MI Jawa Barat).