BP3MI Jawa Barat Sosialisasikan Peluang Kerja Luar Negeri di Universitas BTH Tasikmalaya
-
Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri di Universitas BTH Tasikmalaya, (13/04/2026).
Tasikmalaya, KemenP2MI (13/4) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat menggelar sosialisasi penempatan dan pelindungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia di Universitas Bakti Tunas Husada (BTH), Kabupaten Tasikmalaya, pada Senin (13/04/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester akhir jurusan Keperawatan dan Teknologi Laboratorium Medis. Turut hadir Kepala Lembaga Pusat Karir Universitas BTH serta Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Lembaga Pusat Karir Universitas BTH, Dina Ferdiana, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat menambah wawasan mahasiswa terkait prosedur bekerja ke luar negeri yang aman dan sesuai ketentuan.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai prosedur kerja ke luar negeri yang aman dan prosedural,” ujar Dina.
Disamping itu Sekretaris DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya, Omay Rusmana, memaparkan peran pemerintah daerah dalam mendukung penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya.
Sebagai tambahan Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Jawa Barat, Eka Widi Astuti. menjelaskan berbagai program penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia, termasuk peluang kerja luar negeri di sektor kesehatan.
“Saat ini KemenP2MI membuka peluang kerja luar negeri untuk posisi nurse dan careworker melalui skema Government to Government (G to G) ke Jepang dan Jerman. Ini menjadi peluang besar bagi lulusan bidang kesehatan untuk bersaing di tingkat global,” jelas Eka.
Lebih lanjut Eka juga menambahkan bahwa pencarian lowongan kerja luar negeri yang aman dapat dilakukan melalui kanal resmi, salah satunya melalui situs SISKOP2MI.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait peluang kerja dan prosedur penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri, **(Humas/BP3MI Jabar).