BP3MI NTT Perkuat Akses Pembiayaan, Bahas KUR bagi Calon Pekerja Migran bersama Bank NTT dan PT Mitra Sinergi Sukses
-
BP3MI NTT Perkuat Akses Pembiayaan, Bahas KUR bagi Calon Pekerja Migran bersama Bank NTT dan PT Mitra Sinergi Sukses
Kupang, KP2MI (17/3) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat koordinasi bersama Bank NTT dan PT Mitra Sinergi Sukses (MSS) dalam rangka membahas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II BP3MI NTT ini dipimpin langsung oleh Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, serta dihadiri jajaran BP3MI NTT, di antaranya Losiana Sir, Riany Karim, Winda Bolla, dan Richie Roma. Turut hadir perwakilan Bank NTT yang dipimpin Kepala Divisi KUR, John Tapuy beserta tim, serta perwakilan PT Mitra Sinergi Sukses yang dihadiri langsung oleh kepala cabang wilayah NTT. Presiden Direktur PT Mitra Sinergi Sukses, Dr. Wesley Go, B.AC, M.A, M.Pd., juga mengikuti kegiatan secara daring.
Rapat koordinasi ini membahas peluang kolaborasi dalam membuka akses pembiayaan KUR bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dana talangan dalam skema penempatan kerja sama antarperusahaan (placement to placement/P to P). Selain itu, dibahas pula mekanisme serta teknis pembiayaan yang lebih mudah diakses dan terjangkau oleh calon pekerja migran.
Dalam kesempatan tersebut, BP3MI NTT menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program melalui penyediaan data, proses verifikasi, serta pelaksanaan sosialisasi kepada Calon Pekerja Migran Indonesia dan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menegaskan bahwa akses pembiayaan menjadi faktor krusial dalam mendukung keberangkatan pekerja migran secara prosedural dan aman.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap calon pekerja migran asal NTT dapat memperoleh akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau sehingga proses penempatan dapat berjalan secara resmi, aman, dan terlindungi,” ujarnya.
Sebagai hasil dari rapat koordinasi, Bank NTT dan PT Mitra Sinergi Sukses sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait program KUR bagi Pekerja Migran Indonesia. Tahapan selanjutnya akan difokuskan pada pembahasan draft PKS sebagai landasan implementasi program pembiayaan tersebut.
Inisiatif ini merupakan bagian dari keberlanjutan program peluncuran KUR Pekerja Migran Indonesia yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama Bank NTT, dengan dukungan subsidi pemerintah sebesar Rp50 miliar guna memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak calon pekerja migran yang dapat berangkat secara prosedural dengan dukungan pembiayaan yang memadai, sehingga pelindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia dapat semakin optimal.