BP3MI Sumatera Selatan dan Bank Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan CPMI dalam Program “LIKE-IT”
-
BP3MI Sumatera Selatan dan Bank Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan CPMI dalam Program “LIKE-IT” , Kamis (16/4/2026).
Palembang, KP2MI (29/4) - BP3MI Sumatera Selatan menghadiri kegiatan Edukasi Literasi Keuangan dalam program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) dengan tema “Dari Literasi Menuju Investasi, Bangun Masa Depan Mulai Hari Ini” yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, bertempat di Graha Universitas Sriwijaya Palembang, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono dan Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Arief Rahman. Hadir mewakili Plt. Kepala BP3MI Sumatera Selatan, Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Hermin Rahayu Pertiwi beserta anggota.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono menyampaikan dalam sambutannya, “Dari literasi kita arahkan ke investasi bangun masa depan bangsa dari kita untuk sejahtera bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan dari seluruh peserta dan juga Calon Pekerja Migran Indonesia atau CPMI dalam mengelola keuangan.”
Hermin Rahayu menyampaikan bahwa program ini merupakan kegiatan kolaboratif yang terjalin dari Bank Indonesia Prov Sumsel dan BP3MI Sumatera Selatan sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan sinergi dan kolaborasi pada Februari 2026 lalu.
“Kegiatan ini mengikutsertakan 12 orang CPMI yang merupakan peserta peningkatan kapasitas KP2MI tahun 2025 Program Pelatihan Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang,” ujar Hermin.
Kegiatan juga dilengkapi dengan sharing session tema Financial Planner dan sesi tanya jawab bersama Ayu Sara Herlia – Hinch (Financial Literacy & Inclusion Specialist). Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa Universitas Sriwijaya, mahasiswa UIN Raden Fatah, mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya, serta CPMI.
“Melalui kegiatan ini, para CPMI mendapatkan pembekalan literasi keuangan yang komprehensif, meliputi pemahaman pengelolaan keuangan pribadi, pemilihan produk keuangan yang aman dan legal, serta perencanaan investasi jangka panjang. Hal ini menjadi sangat penting sebagai bekal bagi CPMI dalam mengelola hasil kerja di luar negeri secara bijak, produktif, dan berkelanjutan,” ungkap Bambang.
BP3MI Sumatera Selatan, jelas Hermin, berkomitmen untuk mendorong peningkatan kapasitas dan literasi keuangan bagi CPMI sebagai bagian dari upaya pelindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia. ** (Humas/BP3MI Sumatera Selatan)