Jemput Bola hingga Huntara, BP3MI Aceh Gaungkan Gerakan Nasional Aman Bagi Korban Bencana
-
P4MI Aceh Tamiang gaungkan Gerakan Nasional Migran Aman di Huntara Kampung Bundar, Rabu (13/5/2026).
Aceh Tamiang, KP2MI (25/5) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh melalui Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Aceh Tamiang terus memperkuat edukasi migrasi aman kepada masyarakat hingga ke wilayah hunian sementara korban bencana alam, Rabu (13/5/2026), Koordinator P4MI Aceh Tamiang bersama tim melaksanakan kunjungan dan sosialisasi Gerakan Nasional Migran Aman bertema Generasi Muda Aceh Berdaya Saing Global di Huntara Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator P4MI Aceh Tamiang, Kamaruzzaman, bersama tim yang terdiri dari Fairuzzabadi, Adliansyah Putra, dan Hendra Ermanto. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BP3MI Aceh dalam memperluas jangkauan edukasi pelindungan Pekerja Migran Indonesia kepada masyarakat rentan, termasuk warga terdampak bencana alam.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Desa Kampung Bundar untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan kepada Datok Kampung Bundar. Dalam kesempatan tersebut, Kamaruzzaman memperkenalkan peran dan fungsi P4MI Aceh Tamiang sebagai unit pelayanan di bawah penugasan BP3MI Aceh, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait peluang bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural. Edukasi ini penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming penempatan ilegal yang berisiko merugikan,” ujar Kamaruzzaman.
Dalam pemaparannya, Kamaruzzaman juga menjelaskan perubahan nomenklatur dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi Pekerja Migran Indonesia sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Ia menegaskan bahwa dalam regulasi tersebut desa memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pelindungan pekerja migran yang terpadu dan berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai mandat dan fungsi KP2MI dalam melaksanakan kebijakan pelindungan Pekerja Migran Indonesia secara menyeluruh, mulai dari sebelum bekerja, selama masa penempatan, hingga kembali ke daerah asal.
Seusai kegiatan di kantor desa, tim P4MI Aceh Tamiang melanjutkan sosialisasi secara langsung dengan metode door-to-door ke setiap unit hunian sementara warga korban bencana. Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai peluang kerja luar negeri, berbagai skema penempatan resmi, serta persyaratan prosedural agar dapat bekerja secara aman dan terlindungi.
Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, melalui Koordinator P4MI Aceh Tamiang Kamaruzzaman menyampaikan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap praktik perekrutan ilegal yang kerap menyasar kelompok ekonomi rentan melalui media sosial maupun jaringan perantara tidak resmi.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa bekerja ke luar negeri harus melalui jalur resmi agar hak dan pelindungannya terjamin. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menawarkan keberangkatan cepat tanpa prosedur yang jelas,” tambah Kamaruzzaman.
Sebagai langkah penguatan edukasi, tim turut membagikan brosur informatif kepada warga Huntara yang berisi panduan praktis prosedur bekerja ke luar negeri secara legal dan aman, sekaligus tips menghindari sindikat penempatan nonprosedural dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Selain itu, masyarakat juga diarahkan untuk mengakses informasi resmi melalui media sosial BP3MI Aceh dan P4MI Aceh Tamiang guna memperoleh informasi terpercaya terkait peluang kerja luar negeri dan layanan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Melalui kegiatan ini, BP3MI Aceh berharap Gerakan Nasional Migran Aman dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan terdampak bencana, sehingga semakin banyak masyarakat Aceh yang memahami pentingnya bekerja ke luar negeri secara prosedural, aman, dan bermartabat.* (Humas/BP3MIAceh)