Saturday, 14 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

Kementerian P2MI Siaga Sambut Mudik Pekerja Migran, Layanan Disiapkan di Bandara hingga Perbatasan

-

00.03 14 March 2026 34

Direktur Layanan Pengaduan Mediasi dan Advokasi PMI pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum Mangiring Hasoloan Sinaga (13/3/2026)

Tangerang, KemenP2MI (14/3) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyiagakan layanan di berbagai titik kedatangan untuk menyambut arus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjelang periode mudik Lebaran Tahum 2026.

Direktur Layanan Pengaduan, Mediasi, dan Advokasi pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum KP2MI, Mangiring Hasoloan Sinaga, mengatakan petugas telah disiagakan di sejumlah lokasi strategis seperti halte layanan Pekerja Migran Indonesian, lounge Pekerja Migran di bandara, pelabuhan internasional, hingga pos lintas batas negara.

“Teman-teman pelayanan kita di lounge bandara, pelabuhan internasional, hingga pos lintas batas sudah kami siagakan. Ini arahan langsung dari Pak Menteri P2MI agar pelayanan kepada Pekerja Migran yang pulang ke Tanah Air dapat berjalan optimal,” kata Mangiring usai rapat persiapan penanganan kepulangan Pekerja Migran menjelang hari raya dan Kepulangan Pekerja Migran terdampak Eskalasi Militer Timur Tengah di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat sore 13/3/2026.

Menurutnya, petugas di lapangan akan membantu berbagai kebutuhan Pekerja Migran yang baru tiba, mulai dari proses kepulangan hingga penanganan jika terjadi kendala selama perjalanan.

“Kita sudah menyiapkan petugas dari 23 BP3MI di seluruh Indonesia. Mereka standby memberikan pelayanan, termasuk jika ada Pekerja Migran yang mengalami kerugian atau kendala dalam perjalanan,” ujarnya.

Terkait jumlah Pekerja Migran yang diperkirakan pulang saat musim mudik tahun ini, Mangiring mengatakan pihaknya belum memiliki angka prediksi resmi. Perkiraan tersebut biasanya dihimpun oleh Direktorat Pemulangan.

“Untuk prediksi jumlahnya biasanya dikoordinasikan dengan teman-teman di Direktorat Pemulangan. Saat ini kita belum bisa memastikan angkanya,” katanya.

Meski begitu, ia menyebut jumlah Pekerja Migran yang pulang berpotensi meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada periode mudik Lebaran tahun lalu tercatat sekitar 14 ribu Pekerja Migran kembali ke Indonesia.

“Dengan dinamika yang terjadi di Timur Tengah, kemungkinan lonjakan jumlah Pekerja Migran yang pulang bisa saja terjadi,” ujarnya.

Mangiring juga menjelaskan bahwa selama ini mayoritas Pekerja Migran yang pulang saat mudik berasal dari negara-negara dengan penempatan besar pekerja migran Indonesia.

“Biasanya yang paling banyak berasal dari Malaysia, kemudian Singapura, serta beberapa negara di kawasan Timur Tengah,” katanya.

Terkait kabar penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah, Mangiring memastikan hingga saat ini belum ada laporan Pekerja Migran yang tertahan.

“Laporan dari kementerian terkait sementara tidak ada Pekerja Migran yang tertahan. Bahkan kemarin ada dua penerbangan dari Ankara yang membawa Pekerja Migran terdampak dan semuanya sudah difasilitasi kepulangannya,” pungkasnya. **(Humas)