Wednesday, 4 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Tindak Lanjuti Video Viral Pekerja Migran Indonesia di Oman, BP3MI Sulteng dan DPRD Kota Palu Pastikan Kondisi Eka Arwati Aman

-

00.01 21 January 2026 350

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah sambangi kediaman Pekerja Migran Indonesia yang alami kekerasan di Oman, pada Rabu (21/01/2026).

Palu, KemenP2MI (21/01) — Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah bersama Anggota DPRD Kota Palu menindaklanjuti video viral seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Eka Arwati yang berada di Oman pada Senin, (21/01/2026).

BP3MI Sulawesi Tengah mengunjungi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia di Jalan dr. Suharso, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim memastikan Pekerja Migran Indonesia tersebut berasal dari Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara dan telah menikah dengan warga Kota Palu bernama Rusdjik A. Telaa. Saat ini keduanya berdomisili di Kota Palu.

“Kami telah melakukan klarifikasi langsung kepada pihak keluarga. Berdasarkan hasil penelusuran, benar bahwa Saudari Eka Arwati berasal dari Kabupaten Konawe dan menikah dengan warga Palu. Hari ini kami juga telah bertemu langsung dengan suaminya untuk memastikan kondisi dan langkah penanganan selanjutnya,” jelas Mustaqim.

Selanjutnya, BP3MI Sulawesi Tengah telah menjalin komunikasi langsung dengan Pekerja Migran Indonesia yang bersangkutan di Oman. Saat ini, Eka Arwati telah keluar dari rumah majikan dan berada dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah tidak berada di rumah majikan dan saat ini telah berada di rumah WNI atas nama Iin La Tandi, asal Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Kami sudah memastikan malam ini beliau diamankan di tempat tersebut, dan besok akan diantar ke KBRI Oman,” tambahnya.

Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah cepat yang dilakukan BP3MI dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia.

“Ini bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya. Kami berharap proses pendampingan ini berjalan lancar hingga Pekerja Migran Indonesia benar-benar mendapatkan perlindungan maksimal dari pihak KBRI,” ujar Mutmainah.

Sementara itu, Rusdjik A. Telaa, suami dari Eka Arwati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta respons cepat dari BP3MI Sulawesi Tengah dan DPRD Kota Palu.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian semua pihak. Alhamdulillah isteri saya sudah dalam kondisi aman. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar hingga istri saya mendapat perlindungan penuh,” ungkapnya.

BP3MI Sulawesi Tengah memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi Pekerja Migran Indonesia dan melakukan koordinasi lanjutan dengan pimpinan di Kementerian P2MI Jakarta termasuk dengan KBRI Oman hingga proses perlindungan dan penanganan tuntas. **(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)