Friday, 6 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Wamen P2MI Terima Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Kesiapan Penguatan Kompetensi Pekerja Migran

-

00.02 5 February 2026 41

Wamen P2MI Terima Wali Kota Lubuk Linggau, Bahas Kesiapan Penguatan Kompetensi Pekerja Migran

Jakarta - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla menerima audiensi Wali Kota Lubuk Linggau beserta jajaran di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (3/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kesiapan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal Lubuk Linggau agar kompeten dan terlindungi.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Dzulfikar menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja sejak dari hulu.

Menurutnya, daerah menjadi garda terdepan dalam memastikan kualitas sumber daya manusia sebelum memasuki pasar kerja luar negeri.

“Kita ingin mengubah paradigma. Pekerja Migran bukan sekadar pencari kerja, tetapi duta bangsa. Karena itu penyiapannya harus matang sejak dari desa dan kelurahan,” kata Dzulfikar.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Lubuklinggau yang dinilai proaktif memetakan potensi warganya untuk peluang kerja ke luar negeri. Penguatan pelatihan vokasi dan sertifikasi keahlian disebut menjadi kunci agar calon Pekerja Migran Indonesia mampu bersaing di pasar internasional seperti Jepang, Korea Selatan, dan Jerman.

Selain peningkatan kompetensi, Wamen Dzulfikar juga menyoroti pentingnya literasi migrasi aman. Sosialisasi prosedur keberangkatan secara legal dinilai krusial untuk menekan risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Kami juga mendorong sinkronisasi data pencari kerja daerah dengan sistem informasi pasar kerja global yang dimiliki kementerian,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Lubuk Linggau, Rachmat Hidayat menyampaikan daerahnya memiliki potensi sumber daya manusia muda yang besar. Ia berharap dukungan Kementerian P2MI dapat memperluas akses informasi peluang kerja luar negeri sekaligus memperkuat sarana dan prasarana pelatihan di daerah.

Ke depan, lanjutnya, pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemetaan sektor kerja yang diminati warga Lubuk Linggau, termasuk penyusunan program pelatihan bahasa dan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.*