Friday, 23 January 2026
logo

Berita

Berita Utama

Wujudkan Migrasi Aman, BP3MI Sultra Persiapkan Sarana Kesehatan Bagi Calon Pekerja Migran

-

00.01 23 January 2026 28

Wujudkan Migrasi Aman, BP3MI Sultra Persiapkan Sarana Kesehatan Bagi Calon Pekerja Migran

Kendari, BP2MI (23/1) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) berupaya memastikan pelindungan dan kesiapan fisik bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Sultra.

Hal ini dilakukan dengan pertemuan strategis antara BP3MI Sultra dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kendari, Kamis (22/1) di Gedung RSUD Bahteramas. Pertemuan membahas rencana pembentukan sarana kesehatan (sarkes) khusus untuk pemeriksaan kesehatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja ke luar negeri.

Direktur Rumah Sakit Bahteramas, Sukirman, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh.

"Kami siap mendukung penuh program pemerintah dalam penyiapan CPMI yang sehat dan kompeten secara fisik. Melalui sarana yang kami miliki, kami berupaya memastikan tidak ada kendala medis bagi putra-putri daerah saat bekerja di luar negeri nantinya," ujar Sukirman.

Ia menambahkan RS Bahteramas akan segera mengajukan surat permohonan resmi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara terkait legalitas dan pembentukan sarana kesehatan .

Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Sultra, Sofiyani, menyampaikan pentingnya kolaborasi ini untuk melindungi kesehatan CPMI.

“Hari ini kami bertemu dengan Direktur RS Bahteramas Kendari, untuk memastikan setiap Calon Pekerja Migran mendapatkan layanan kesehatan yang kredibel, cepat, dan transparan, Kami ingin memastikan tidak ada kendala medis di kemudian hari saat mereka sudah berada di negara tujuan, dengan dukungan sarana dari RS Bahteramas, kita memperkuat perlindungan bagi pekerja migran bahkan sebelum mereka berangkat di luar negeri,” ujar Sofiyani.

Sofiyani menegaskan, bahwa setiap proses penempatan dimulai dengan langkah yang benar dengan sarana kesehatan yang siap dan memadai. “Kita memberikan proteksi awal bagi saudara-saudara kita sebelum mereka mengadu nasib di negeri orang,” pungkasnya. (Humas/BP3MISulawesi Tenggara)