BP3MI Sulawesi Selatan Fasilitasi Pemulangan Dua Pekerja Migran Indonesia Deportasi Asal Bulukumba
-
BP3MI Sulsel fasilitasi pemulangan dua orang Pekerja Migran Indonesia deportasi dari Malaysia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Ka
Makassar, KP2MI (29/5) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan memfasilitasi pemulangan dua orang Pekerja Migran Indonesia deportasi dari Malaysia di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/5/2026).
Kepala BP3MI Sulawesi Selatan melalui petugas lapangan, Asrul Usman, menyampaikan bahwa BP3MI Sulawesi Selatan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelindungan dan fasilitasi bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya.
"Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, diharapkan proses pemulangan dapat berjalan dengan lancar dan baik. Selain itu, pendampingan rehabilitasi terhadap trauma serta reintegrasi kepada keluarga dan masyarakat juga dipastikan akan didapatkan sesuai komitmen BP3MI Sulawesi Selatan," ujar Asrul.
Asrul menjelaskan bahwa setelah dilakukan pendataan dan pembekalan di kantor BP3MI Sulawesi Selatan, kedua Pekerja Migran Indonesia akan diberangkatkan ke daerah asal, Kabupaten Bulukumba, menggunakan transportasi travel pada pukul 20.30 WITA di hari yang sama.
“Langkah ini merupakan prosedur standar BP3MI Sulawesi Selatan untuk memastikan Pekerja Migran Indonesia deportasi tiba dengan selamat di kampung halaman dan mendapat pendampingan awal pascapemulangan,” tegasnya.
Diketahui Pekerja Migran Indonesia deportasi tersebut bernama Asmar Ardianto (31) dan Muhammad Rizkha (32). Keduanya akan dipulangkan ke daerah asalnya, yaitu Kabupaten Bulukumba.
Fasilitasi ini dilaksanakan berdasarkan Nota Dinas Kepala BP3MI Riau Nomor ND.299/10.4/PB.05.03/V/2026 tanggal 20 Mei 2026 sebagai bentuk pelindungan negara terhadap Pekerja Migran Indonesia bermasalah yang dipulangkan dari luar negeri.
Terlaksananya pemulangan Pekerja Migran Indonesia deportasi ini berjalan dengan lancar berkat sinergi dan koordinasi yang baik dengan BP3MI Riau dan BP3MI Banten. BP3MI Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap tahapan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, mulai dari prapenempatan, masa penempatan, hingga purnapenempatan.