BP3MI Sulawesi Tengah Edukasi Siswa SMK Al Amiin Wani tentang Peluang Kerja Luar Negeri dan Program SMK Go Global
BP3MI Sulawesi Tengah Edukasi Siswa SMK Al Amiin Wani tentang Peluang Kerja Luar Negeri dan Program SMK Go Global
BP3MI Sulawesi Tengah berikan Edukasi Siswa SMK Al Amiin Wani tentang Peluang Kerja Luar Negeri dan Program SMK Go Global
Donggala, KemenP2MI (25/05) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi peluang kerja luar negeri dan penyampaian informasi Program SMK Go Global di SMK Al Amiin Wani, Kabupaten Donggala, pada Senin 25/05/2026, yang diikuti oleh seluruh siswa sekolah tersebut.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Tim Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, serta Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Al Amiin Wani.
Sosialisasi dibuka oleh Darmawaty selaku perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya pemberian informasi kepada siswa mengenai peluang kerja luar negeri yang aman dan sesuai prosedur.
Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh Mariyama, Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah yang menjelaskan profil dan peran BP3MI Sulawesi Tengah dalam pelindungan serta penempatan Pekerja Migran Indonesia.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai Program SMK Go Global yang bertujuan membekali siswa dengan kompetensi berstandar internasional agar memiliki kesiapan dan daya saing untuk bekerja di pasar global.
Materi yang disampaikan meliputi definisi dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, persyaratan administratif dan kualifikasi calon Pekerja Migran Indonesia prosedural, skema penempatan resmi ke luar negeri, hingga lima kesiapan utama Calon Pekerja Migran Indonesia, yaitu siap fisik dan mental, siap dokumen, siap kompetensi, siap visi, serta siap menghadapi perubahan lingkungan sosial.
“Program SMK Go Global merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan SMK agar memiliki kompetensi dan kesiapan bekerja di luar negeri secara aman, legal, dan prosedural,” ujar Mariyama.
Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman terkait prosedur resmi penempatan pekerja migran guna menghindari risiko keberangkatan ilegal.
“Kami ingin para siswa memahami bahwa bekerja ke luar negeri harus dilakukan melalui jalur resmi agar hak dan perlindungan mereka dapat terjamin,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai persyaratan bekerja di luar negeri, negara tujuan penempatan, hingga risiko dan kendala yang dapat terjadi apabila berangkat secara nonprosedural.
Kepala SMK Al Amiin Wani, Tazkir Suleman, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan wawasan baru bagi para siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan informasi dan pemahaman tentang peluang kerja luar negeri yang aman dan legal. Kami berharap siswa dapat lebih siap dan memiliki gambaran mengenai dunia kerja global,” ujarnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara sekolah dengan BP3MI Sulawesi Tengah dan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah dapat terus berlanjut untuk mendukung kesiapan lulusan SMK memasuki dunia kerja. **Humas BP3MI Sulawesi Tengah