Monday, 19 January 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sulawesi Utara: Sosialisasi Sampai ke Desa Jadi Kunci Pencegahan TPPO

-

00.01 15 January 2026 70

BP3MI Sulawesi Utara: Sosialisasi Sampai ke Desa Jadi Kunci Pencegahan TPPO

Manado, KemenP2MI (13/01) - Saat ini BP3MI Sulawesi Utara kian memperkuat kinerja dalam pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) khususnya di daerah Sulawesi Utara. Ini dibuktikan dengan kolaborasi yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut.

Kepala BP3MI Sulawesi Utara, M. Syachrul Afriyadi bersama Ketua Tim Perlindungan, Lucia L. Lumi melakukan pertemuan bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut, Rahel Rotinsulu, dan Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut di Manado, Selasa (13/1/2026).

Dari hasil perbincangan didapatkan data bahwa ada 72 orang Calon Pekerja Migran ilegal yang berhasil dicegah sepanjang bulan April hingga Desember 2025. Dalam wawancara, M. Syachrul Afriyadi mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak terkait.

“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terkait yang berjuang untuk mencegah anak-anak kita bekerja secara ilegal di luar negeri. Dan saya berharap pemerintah terus mendukung BP3MI Sulawesi Utara dalam mensosialisasikan atau mengedukasi ke seluruh lapisan masyarakat tentang bahayanya bekerja diluar negeri secara ilegal,” ungkap Syachrul.

Syachrul meyakini sosialisasi langsung di desa-desa dan kelurahan adalah kunci utama pencegahan TPPO sejak dini. Apalagi mengingat bahwa perekrutan masih marak dilakukan melalui media sosial.

Begitu pula Founder Komunitas Lingkungan Peduli TPPO, Antonius Sangkay yang sering melakukan kegiatan edukasi tatap muka agar penyebarluasan informasi tentang bahaya tawaran bekerja nonprosedural menjadi efektif. ** (Humas/BP3MI Sulawesi Utara)