BP3MI Sultra Gelar Lomba Mewarnai Anak Pekerja Migran pada Migrant Day 2025
-
BP3MI Sultra Gelar Lomba Mewarnai Anak Pekerja Migran pada Migrant Day 2025, (22/12/2025).
Kendari, KemenP2MI (22/12) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara menyambut peringatan Migrant Day Internasional 2025 dengan menggelar lomba mewarnai bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di The Harbour Cafe & Resto Kendari pada Minggu (21/12/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi BP3MI Sulawesi Tenggara bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari dan Pegadaian Cabang Mandonga. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pekerja migran Indonesa purna dan anggota keluarga pekerja migran hadir untuk mengikuti kegiatan serta mendapatkan literasi mengenai hak jaminan sosial dan strategi pengelolaan remitansi.
Dalam rangka memperingati Migrant Day Internasional yang diperingati setiap 18 Desember, rangkaian kegiatan diawali dengan lomba mewarnai yang melibatkan anak-anak pekerja migran Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi klaim jaminan sosial bagi pekerja migran Indonesia serta edukasi pengelolaan keuangan bagi keluarga pekerja migran Indonesia.
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mengawal keselamatan dan kesejahteraan para pahlawan devisa, mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air.
“Kehadiran negara dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia mencakup tiga fase utama, yaitu sebelum bekerja, saat bekerja, dan setelah bekerja. Fokus pelindungan tersebut terbagi dalam tiga ranah, yakni pelindungan hukum, pelindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya, serta pelindungan ekonomi,” ujar La Ode Askar.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, Gatot Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Sultra atas pelibatan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan Migrant Day Internasional tersebut. Ia menegaskan pentingnya pelindungan PMI melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja migran Indonesia yang bekerja di dalam maupun luar negeri.
Di sisi lain, Kepala Pegadaian Cabang Mandonga Kendari, Mawar, memberikan edukasi kepada keluarga PMI terkait pengelolaan keuangan, prosedur pengiriman uang dari luar negeri yang aman, serta pemanfaatan tabungan emas sebagai solusi investasi yang aman untuk mendukung permodalan usaha setelah pekerja migran kembali ke tanah air.
La Ode Askar menambahkan bahwa dari aspek ekonomi, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pekerja migran dan keluarganya terkait klaim jaminan sosial apabila terjadi risiko kerja, seperti pemutusan kontrak sepihak atau musibah meninggal dunia, serta meningkatkan literasi keuangan melalui edukasi pengelolaan remitansi dan investasi.
Selain itu, kegiatan lomba mewarnai turut menghadirkan keceriaan bagi anak-anak pekerja migran. Inisiatif ini mendapat respons positif dari para peserta karena dinilai mampu mengasah kreativitas anak sekaligus menciptakan suasana hangat bagi keluarga yang ditinggalkan bekerja ke luar negeri. **(Humas/BP3MI Sultra).