Thursday, 28 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sumatera Selatan Dorong Pembentukan Kelas Migran untuk Dukung Program SMK Go Global

BP3MI Sumatera Selatan Dorong Pembentukan Kelas Migran untuk Dukung Program SMK Go Global

00.05 26 May 2026 106

Foto bersama pada acara Pelatihan Penguatan Jejaring dan Sinergi Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Selatan dalam mend

Palembang, KP2MI (25/5) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan memenuhi undangan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Penguatan Jejaring dan Sinergi Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung keterserapan lulusan SMK. Kegiatan yang diselenggarakan pada 11 Mei 2026 di Hotel Swarna Dwipa Palembang tersebut diikuti 20 peserta yang terdiri atas Ketua Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK dari 13 kabupaten dan empat kota, serta tiga perwakilan SMK swasta.

Hermin Rahayu Pertiwi, Pengantar Kerja Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri yang mewakili Kepala Balai, dalam pemaparannya menjelaskan persyaratan dokumen Pekerja Migran Indonesia, skema penempatan Pekerja Migran Indonesia, serta strategi pemetaan kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja untuk mendukung penempatan yang aman dan sesuai prosedur.

“BP3MI Sumatera Selatan juga membuka akses informasi seluas-luasnya mengenai sektor dan jabatan prioritas di negara penempatan, program SMK Go Global, serta peningkatan kapasitas bagi calon Pekerja Migran Indonesia,” ujar Hermin.

Ia juga menyampaikan dukungan BP3MI Sumatera Selatan terhadap inisiasi pembentukan kelas migran oleh Forum Bursa Kerja Khusus (BKK). Program tersebut ditujukan untuk memfasilitasi siswa SMK yang sejak awal berminat bekerja di luar negeri agar dapat dipersiapkan kompetensi bahasa, keterampilan teknis, dan soft skills yang dibutuhkan oleh negara penempatan.

Menurut Hermin, seluruh calon Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri perlu memahami prosedur dan informasi penempatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemahaman tersebut penting untuk mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berbagai bentuk penempatan nonprosedural.

Pada sesi dialog, Kartika, perwakilan Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan diharapkan dapat menjembatani kebutuhan lulusan SMK dengan peluang kerja luar negeri yang aman, resmi, dan sesuai kompetensi.

“Hadirnya BP3MI Sumatera Selatan diharapkan dapat memberikan pemahaman serta informasi resmi yang dapat disebarluaskan kembali ke seluruh SMK di Provinsi Sumatera Selatan,” kata Kartika.

Lebih lanjut, Hermin menjelaskan bahwa salah satu hasil kegiatan pelatihan tersebut adalah pembentukan grup komunikasi Forum BKK se-Provinsi Sumatera Selatan serta usulan pembentukan kelas migran. Program ini direncanakan dimulai melalui proses seleksi peserta didik baru yang telah memperoleh persetujuan orang tua untuk mengikuti tambahan pembelajaran bahasa dan peningkatan kompetensi.

Melalui kelas migran, peserta didik diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak awal, termasuk dalam perencanaan biaya penempatan hingga masa kelulusan. Dengan demikian, lulusan SMK yang mengikuti program tersebut diharapkan telah memenuhi persyaratan dan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia.

“BP3MI Sumatera Selatan menyambut baik inisiatif ini dan siap mengambil peran strategis melalui persiapan job matching bagi lulusan SMK dari kelas migran yang akan dibentuk,” ujar Hermin.

BP3MI Sumatera Selatan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, dan Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk mendukung keberhasilan program SMK Go Global, peningkatan kapasitas calon Pekerja Migran Indonesia, serta penyebarluasan informasi Gerakan Nasional Migran Aman sebagai upaya pencegahan TPPO. ****(Humas/BP3MI Sumatera Selatan)