Monday, 20 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

Cegah TPPO, BP3MI NTT Berikan Sosialisasi Migrasi Aman bagi Masyarakat Malaka

-

00.04 20 April 2026 13

Cegah TPPO, BP3MI NTT Berikan Sosialisasi Migrasi Aman bagi Masyarakat Malaka

Kupang, KP2MI (20/4) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya dalam memerangi penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja dan Migrasi Aman yang digelar di Aula Serba Guna SMPN 1 Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Sentra Efata Kupang (Kemensos RI) ini menyasar 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh perempuan. Langkah ini diambil mengingat Kabupaten Malaka merupakan salah satu daerah "kantong" Pekerja Migran Indonesia di NTT yang masih memiliki kerentanan tinggi terhadap jalur pemberangkatan non-prosedural.

Hadir sebagai narasumber mewakili Kepala BP3MI NTT, Muhammad Geo Amang, selaku Pengantar Kerja Ahli Madya, memaparkan secara rinci mengenai persyaratan serta prosedur penempatan Pekerja Migran Indonesia yang sesuai dengan regulasi.

Sosialisasi ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara BP3MI NTT, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malaka, dan Sentra Efata Kupang dalam rangka pencegahan serta penanganan korban perdagangan orang dan Pekerja Migran Indonesia bermasalah.

"Kabupaten Malaka memiliki potensi besar, namun masih banyak warga yang terjebak masalah karena berangkat secara ilegal. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk memilih jalur migrasi yang aman dan bermartabat " ujar Muhammad Geo Amang.

Dengan melibatkan para tokoh lokal, diharapkan informasi mengenai migrasi aman ini dapat tersebar luas ke seluruh pelosok desa di Malaka, sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban oknum tidak bertanggung jawab.** (Humas / BP3MI NTT).