UPT BP2MI Wilayah D.I. Yogyakarta Fasilitasi Pemulangan 35 Anak PMI Asal Sabah Malaysia
-
UPT BP2MI Wilayah D.I. Yogyakarta Fasilitasi Pemulangan 35 Anak PMI Asal Sabah Malaysia
Yogyakarta, BP2MI (9/2) - Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah D.I. Yogyakarta, memfasilitasi pemulangan 35 anak dari Pekerja Migran Indonesia (PMI), di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Minggu (6/2/2022).
Kepala UPT BP2MI D.I. Yogyakarta, Diah Andarini Widiastuti, didampingi oleh Sub Koordinator Pelindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Yogyakarta, Sri Purwanti, menyambut kedatangan 35 anak dari PMI yang berasal dari wilayah Sabah, Malaysia, pukul 08.20 WIB.
“35 anak dari PMI tersebut diterbangkan menuju Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Yogyakarta,” tutur Diah yang juga didampingi oleh perwakilan Yayasan Sabah Bridge Yogyakarta, Ulfa.
Ulfa menjelaskah bahwa, anak-anak tersebut sudah melalui tahap seleksi untuk mendapatkan beasiswa pendidikan di beberapa lembaga pendidikan tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) di wilayah D.I. Yogyakarta.
Diah juga memberikan selamat atas prestasi mereka yang telah mereka capai dengan melalui berbagai fase seleksi untuk mendapatkan beasiswa tersebut, besar harapan kepada anak-anak PMI tersebut agar sukses menggapai cita-cita sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat keluarga.
Beberapa sekolah tingkat SMU yang telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Sabah Bridge Yogyakarta dan menjadi tujuan belajar para siswa tersebut antara lain, SMA Gama DIY, SMK 1 BOPKRI Yogyakarta, SMA Kesatuan Bangsa, SMA Pangudi Luhur Sedayu, SMA Mas Raden Fatah, SMK Diponegoro Depok, SMK Budi Dharma Piyungan, dan SMK Penerbangan AAG Adisucipto.
Diterimanya mereka di beberapa sekolah tersebut menjadi solusi bagi anak-anak PMI untuk melanjutkan pendidikan, karena keterbatasan akses pendidikan jenjang SMU di tempat orang tua mereka bekerja di wilayah Sabah, Malaysia.
“Rangkaian kegiatan fasilitasi pemulangan anak dari PMI ini, adalah bukti bahwa Negara hadir untuk mewujudkan pelindungan maksimal bagi PMI dan keluarganya,” tutup Diah. * (Humas/UPT BP2MI Yogyakarta/NL)