Friday, 17 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

Wamen P2MI Perkuat Sinergi Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Aceh

-

00.04 10 April 2026 42

Wamen Christina dan Kepala BP3MI Aceh Perkuat Sinergi Penempatan Pekerja Migran Indonesia, (10/4/2026).

Banda Aceh, KemenP2MI (10//4) – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada (10/4/2026) untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas serta penempatan Pekerja Migran Indonesia.

Kunjungan mencakup sejumlah lokasi strategis, termasuk Poltekkes Kemenkes Aceh, dengan fokus pada pengembangan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sektor kesehatan. Disamping kesempatan itu, Christina mendorong mahasiswa meningkatkan kompetensi bahasa dan keterampilan teknis agar mampu bersaing di pasar global.

Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, menyebut sektor kesehatan sebagai potensi unggulan daerah. Lebih lanjut Siti optimistis sinergi dengan institusi pendidikan dapat meningkatkan kesiapan dan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia. Hal senada disampaikan Direktur Poltekkes, Abdurrahman, yang menegaskan komitmen peningkatan mutu lulusan, khususnya melalui kelas Internasional.

BP3MI Aceh juga melaporkan tren peningkatan kinerja penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta inovasi program “Rencong Pekerja Migran Indonesia” untuk memperluas akses informasi. Pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan yang adaptif, termasuk melalui pemanfaatan media digital.

Christina mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga keuangan dan pelatihan. Ia juga menyoroti program seperti SMK Go Global dan Migrant Center sebagai langkah strategis menyiapkan tenaga kerja berdaya saing.

Selain itu, kunjungan diisi audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, guna membahas pengembangan SDM dan peluang kerja internasional. Pemerintah kota menyatakan dukungan terhadap sinergi tersebut.

Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kerja lebih luas sekaligus meningkatkan penempatan Pekerja Migran Indonesia secara prosedural, aman, dan terlindungi, **(Humas/BP3MI Aceh).