Yayasan Efata Kupang Bahas Penguatan Persiapan CPMI dengan BP3MI NTT
Yayasan Efata Kupang Bahas Penguatan Persiapan CPMI dengan BP3MI NTT
Yayasan Efata Kupang Bahas Penguatan Persiapan CPMI dengan BP3MI NTT
Kupang, KemenP2MI (06/3) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan koordinasi dari Yayasan Efata Kupang sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait penguatan persiapan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) asal NTT. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor BP3MI NTT pada Kamis (05/03/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BP3MI NTT menyambut baik kunjungan Yayasan Efata sebagai langkah kolaboratif dalam mendukung peningkatan kualitas dan kesiapan tenaga kerja dari NTT yang berminat bekerja ke luar negeri secara aman dan prosedural.
“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Yayasan Efata Kupang. Setelah pertemuan awal pada bulan Februari lalu, kami langsung diberikan ruang untuk melakukan sosialisasi. Kini kita sudah mulai membahas persiapan Migran Center dalam rangka pelaksanaan penempatan ke luar negeri bagi alumni maupun siswa didik di Yayasan Efata Kupang,” ujar Suratmi.
Yayasan Efata menyampaikan bahwa Migran Center yang berada di lingkungan Efata telah mulai dioperasionalkan. Melalui fasilitas tersebut, pihak yayasan mulai melakukan pemetaan minat mahasiswa dan siswa yang ingin bekerja di luar negeri guna mengidentifikasi potensi calon pekerja migran sejak dini.
Selain itu, Yayasan Efata juga tengah memproses pembentukan lembaga pelatihan bahasa untuk meningkatkan kemampuan bahasa bagi mahasiswa dan siswa yang berminat bekerja di luar negeri. Peningkatan kompetensi bahasa dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja asal NTT di pasar kerja internasional.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas mengenai mekanisme akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi CPMI melalui Bank NTT yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembiayaan proses penempatan ke luar negeri.
Terkait penyediaan calon pekerja migran yang memiliki keterampilan, Yayasan Efata menyampaikan rencana untuk berkolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi NTT dalam penyelenggaraan pelatihan keterampilan bagi calon pekerja migran.
Selain itu, Yayasan Efata juga menyampaikan ketertarikannya terhadap peluang kerja ke Jerman serta ingin mengetahui lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme kolaborasi dengan GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit), khususnya terkait peningkatan kapasitas pengajar bahasa Jerman di lingkungan Efata. Yayasan Efata berharap dapat difasilitasi untuk bertemu dengan pihak GIZ guna menjajaki kerja sama lebih lanjut.
Sebagai penutup, Yayasan Efata menegaskan komitmennya untuk menyediakan calon pekerja migran yang kompeten, memiliki kemampuan bahasa yang baik, serta terus mempromosikan migrasi yang aman dan prosedural bagi masyarakat NTT yang ingin bekerja di luar negeri. ***(HUMAS-BP3MINTT)