BP3MI Jawa Barat Kunjungi Keluarga Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal di Arab Saudi, Serahkan Santunan
-
BP3MI Jawa Barat Kunjungi Keluarga Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal di Arab Saudi, Serahkan Santunan
Indramayu, KemenP2MI (12/03) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat mengunjungi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia yang meninggal dunia akibat mengalami tindakan penganiayaan di Arab Saudi, Nur Watirih BT Masmud Sarta, di Desa Segeran Kidul Kecamatan Jutinyuat Kabupaten Indramayu, pada Kamis (12/03/2026).
Diketahui, Nur Watirih sebelumnya bekerja ke Arab Saudi secara nonprosedural pada tahun 2022. Berdasarkan laporan dari KBRI Riyadh, pemeriksaan hasil forensik memastikan Nur Watirih meninggal karena mengalami penangiayaan fisik. Pelaku yang berkewarganegaraan Arab Saudi telah ditangkap dan kini mendekam di Penjara Wanita Al-Malaz, Riyadh, untuk menjalani proses peradilan.
Dalam kunjungannya, Kepala BP3MI Jawa Barat, Singgih Hermawan menyerahkan santunan duka cita kepada ahli waris Nur Watirih, “BP3MI Jawa Barat mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Almh. Nur Watirih. Semoga keluarga yang ditingggalkan mendapatkan ketabahan dan keikhlasan, dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal” ujar Singgih.
Singgih juga menyampaikan bahwa BP3MI Jawa Barat akan terus memantau perkembangan kasus meninggalnya Nur Watirih di Arab Saudi, termasuk pemenuhan hak- hak Almarhumah sebagai Pekerja Migran Indonesia. Selain itu, BP3MI Jawa Barat juga bekerja sama dengan Polres Indramayu dalam melakukan pendalaman kronologis keberangkatan almarhumah yang melibatkan calo perseorangan.
Adapun jenazah Nur Watirih sendiri telah dimakamkan di Arab Saudi pada tanggal 7 Maret 2026 dengan persetujuan pihak keluarga di Indonesia, (Humas/BP3MI Jawa Barat).