Friday, 6 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Kepri Jalin Sinergitas dengan Polda Kepri , Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Kepulauan Riau

-

00.02 5 February 2026 34

BP3MI Kepri Jalin Sinergitas dengan Polda Kepri , Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Kepulauan Riau, Batam, Rabu (4/2/2026).

Batam, KemenP2MI (5/2) – Balai Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau melakukan giat koordinasi tindak lanjut pembahasan rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Polda Kepulauan Riau tentang Sinergisitas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Ruang Rapat Biro Ops Polda Kepri, Rabu (4/2/2026).

Pembahasan tindak lanjut PKS dihadiri langsung oleh Kepala BP3MI Kepulauan Riau, Imam Riyadi, didampingi oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha dan Ketua Tim Pelindungan BP3MI Kepulauan Riau.

Hadir dari Biro Ops, Sunardi, mewakili Kepala biro Ops Polda Kepei dan didampingi oleh staf dari biro hukum Polda Kepulauan Riau.

PKS dengan Polda Kepulauan Riau ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: MoU. 1/02.01/KS.01/I/2026 tentang Sinergisitas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Sejalan dengan MoU tersebut PKS BP3MI Kepri dan Polda Kepri dilaksanakan terkait Sinergsitas Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Kepulauan Riau.

Pembahasan PKS kali ini merupakan pertemuan ketiga dalam rangkaian pembahasan PKS antara BP3MI Kepri dan Polda Kepri, sesuai dengan arahan Kapolda Kepulauan Riau, dan akan ditandatangani bersamaan dengan penandatanganan MoU antara Menteri P2MI dengan Pemeeintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemkab Karimun, Pemko Batam dan Tanjungpinang, serta Sekolah Tinggi Vokasi yang direncanakan dilaksanakan pada Bulan Februari 2026.

Pada pembahasan dilakukan penajaman terhadap draf usulan PKS yang telah diajuka  kedua pihak serta penambahan terutama pada pelaksanaan kerja sama terkait pemanfaatan sarana dan prasarana, khususnya terkait kerjasama kedua pihak dalam bantuan identifikasi korban pekerja migran Indonesia akibat kecelakaan di laut wilayah perarian Kepri oleh DVI Polda Kepri yang dirasa sangat krusial mengingat rawannya jalur penempatan ilegal pekerja migran Indonesia di Provinsi Kepri yang berupa wilayah Kepulauan dan perairan.

Kepala BP3MI Kepri, Imam Riyadi mengatakan bahwa PKS ini dapat semakin memperkuat sinergisitas da  kerjasama Polda Kepri dan BP3MI Kepri menjadi lebih kuat, mengingat sebelumnya kerjasama real telah secara kontinyu dilaksanakan antara BP3MI Kepri dengan Polda Kepri di antaranya Penandatanganan Komitmen Bersama Lintas Sektor bersama Forkopimda Provinsu Kepulauan Riau dengan Menteri P2MI pada tahun 2025 yang juga digagas oleh Polda Kepri dan BP3MI Kepri yang kemudian menjadi percontohan bagi Polda dan BP3MI lainnya di seluruh Indonesia.

“Bahwa capaian pelaksanaan kinerja yang terkait sinergisitas dengan Polda Kepri telah melebihi target yang ditetapkan seperti pada meningkatnya angka pencegahan tindak pidana pelindungan pekerja migran Indonesia dan Tindak Pidana dan Perdagangan Orang (TPPO) serta rekomendasi 19 kasus yang diajukan BP3MI Kepri kepada jajaran Polda Kepri selama tahun 2025 yang dilakukan penegakan hukum dan mengamankan sejumlah pelaku kejahatan atau tersangka,” imbuhnya.

Dengan PKS tersebut diharapkan sinergisitas semakin meningkat tidak hanya untuk mengimbangi prioritas kegiatan pelindungan pekerja migran Indonesia yang sangat rawan di Kepulauan Riau namun juga dapat bersumbangsih dalam program prioritas lainnya untuk menyunbang angka penempatan Prosedural di Kepulauan Riau seperti program Desa Migran Emas, Migrant Center, SMK Go Global, yang diharapkan mampu berkontribusi pada semakjn tingginya jumlah angka penempatan Legal dan Prosedural. **(Humas/BP3MI Kepri)