Saturday, 7 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI NTT Bahas Peluang Kerja Terampil ke Jerman bersama GIZ Indonesia dan UCB Kupang

-

00.03 6 March 2026 18

Perwakilan BP3MI Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama GIZ Indonesia dan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Rabu (4/3/2026).

Kupang, KemenP2MI (6/3) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia melakukan koordinasi dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang untuk membahas peluang kerja bagi tenaga kerja terampil Indonesia sektor perawat di Jerman serta penguatan kapasitas calon pekerja migran melalui pelatihan Bahasa. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Rektorat UCB Kupang, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Tim GIZ Indonesia, Kepala BP3MI NTT bersama tim, serta jajaran Universitas Citra Bangsa yang terdiri dari Pemilik Yayasan Citra Bangsa sekaligus Ketua DPD RI Abraham Paul Liyanto, Wakil Rektor UCB, Kepala UPT Pusat Bahasa, dan tim UCB.

Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida menyampaikan maksud kunjungan ke GIZ Indonesia untuk membahas penyiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) untuk peluang kerja ke Jerman.

“Pertemuan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga internasional, dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja di luar negeri secara profesional dan melalui jalur yang aman. Kami berharap Universitas Citra Bangsa dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam menyiapkan calon pekerja migran yang kompeten, khususnya untuk peluang kerja perawat di Jerman,” ujar Suratmi.

Saat ini, Jerman membutuhkan sekitar 50.000 tenaga kerja terampil di berbagai sektor. GIZ Indonesia menyebut kerja sama antara Pemerintah Jerman dan Pemerintah Indonesia adalah peluang besar bagi CPMI untuk bekerja di Jerman khusunya tenaga perawat.

“Saat ini Pemerintah Jerman membutuhkan sekitar 50 ribu tenaga kerja terampil dari berbagai sektor. Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, namun selain keterampilan teknis, kemampuan bahasa Jerman menjadi syarat penting. Karena itu, kami berharap dapat berkolaborasi dengan BP3MI NTT dan Universitas Citra Bangsa untuk meningkatkan kapasitas calon pekerja migran, khususnya dalam penguasaan bahasa dan pemahaman migrasi yang aman,” ungkap perwakilan GIZ Indonesia.

Pihak Universitas Citra Bangsa turut menyambut baik peluang tersebut. UCB menyampaikan bahwa saat ini telah memiliki Migrant Center dan laboratorium Bahasa yang berfokus pada pelatihan Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. UCB juga mengungapkan rencana membuka kelas bahasa Jerman pada tahun ini dan akan merekrut pengajar bahasa Jerman untuk mempersiapkan mahasiswa yang berminat bekerja di Jerman.

Melalui Migrant Center yang dimiliki, UCB berharap dapat menjadi pusat persiapan tenaga kerja yang profesional dan berkualitas serta mendukung proses penempatan pekerja migran secara aman dan terintegrasi.

BP3MI NTT terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Pekerja Migran Indonesia yang terampil dengan kemampuan yang mumpuni di berbagai sektor. **(Humas/ BP3MI Nusa Tenggara Timur)