Kalbar Naker Fest 2026: BP3MI Kalimantan Barat Edukasi Masyarakat tentang Peluang Kerja Luar Negeri yang Aman dan Legal
-
BP3MI Kalimantan Barat berpartisipasi dalam Kalbar Naker Fest 2026 pada Kamis (2!/5/2026).
Pontianak, KP2MI (25/5) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Barat berpartisipasi dalam kegiatan pameran kesempatan kerja dan layanan ketenagakerjaan bertajuk Kalbar Naker Fest 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan berlangsung pada 21-23 Mei 2026 bertempat di Auditorium Universitas Tanjungpura, Pontianak, dan diikuti oleh berbagai instansi pemerintah yang membidangi ketenagakerjaan serta 54 perusahaan dari berbagai sektor di Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan tersebut, BP3MI Kalimantan Barat menghadirkan booth layanan informasi yang memberikan edukasi terkait peluang kerja luar negeri, migrasi aman, bimbingan jabatan, serta pemetaan minat kerja ke luar negeri bagi masyarakat dan pencari kerja.
Selain layanan konsultasi, pengunjung juga mendapatkan brosur informasi dan goodie bag sebagai media edukasi terkait prosedur bekerja ke luar negeri yang aman dan legal. Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat lebih dari 50 pengunjung mendatangi Booth BP3MI Kalimantan Barat dan sebanyak 34 orang mengisi formulir pemetaan minat kerja luar negeri.
Kepala BP3MI Kalimantan Barat Kombes Pol Ahmad Fadlin menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan Kalbar Naker Fest 2026 menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas edukasi kepada masyarakat, khususnya para pencari kerja, mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri secara prosedural.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas, khususnya para pencari kerja, agar memahami bahwa bekerja ke luar negeri harus dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) telah menyediakan berbagai program penempatan kerja luar negeri yang aman, legal, dan memberikan pelindungan menyeluruh kepada Pekerja Migran Indonesia.
“Melalui berbagai program yang telah ditawarkan oleh Kementerian P2MI, masyarakat memiliki kesempatan untuk bekerja ke luar negeri secara aman, legal, dan terlindungi. Kami berharap masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja nonprosedural yang justru berisiko menimbulkan berbagai permasalahan,” tambahnya.
Pada hari pertama kegiatan, BP3MI Kalimantan Barat juga turut menghadiri acara pembukaan yang dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Rektor Universitas Tanjungpura beserta jajaran, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, kepala dinas ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta mitra industri dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh informasi yang benar terkait prosedur bekerja ke luar negeri sehingga mampu mewujudkan migrasi aman dan mengurangi angka keberangkatan Pekerja Migran Indonesia secara nonprosedural.* (Humas/BP3MI Kalimantan Barat)