Wednesday, 29 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

Perkuat Akses Kerja ke Jepang, BP3MI Sulteng Gandeng LPK Jajaki Ujian Bahasa di Palu

Perkuat Akses Kerja ke Jepang, BP3MI Sulteng Gandeng LPK Jajaki Ujian Bahasa di Palu

00.04 29 April 2026 36

Perkuat Akses Kerja ke Jepang, BP3MI Sulteng Gandeng LPK Jajaki Ujian Bahasa di Palu

Palu, KemenP2MI (28/04) - Dalam upaya memperluas peluang kerja luar negeri bagi Pekerja Migran Indonesia, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah terus mendorong penguatan akses layanan pendukung penempatan, salah satunya melalui penyediaan lokasi ujian bahasa Jepang di Kota Palu.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilakukan oleh Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Maleo Gogakuin Palu. Pertemuan ini diterima langsung oleh pimpinan LPK, Indrawan, di kantor LPK Maleo Gogakuin Palu, pada Selasa 28/04/2026 dan pertemuan ini menjadi momentum penting dalam penjajakan kerja sama penyelenggaraan ujian bahasa Jepang di daerah.

Ketua Tim Penempatan BP3MI Sulawesi Tengah, Alberth Imanuel T, menyampaikan bahwa ketersediaan fasilitas ujian bahasa Jepang di tingkat lokal merupakan faktor strategis dalam mendukung kelancaran proses penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang.

“Selama ini, salah satu kendala yang dihadapi calon Pekerja Migran Indonesia adalah keterbatasan akses terhadap lokasi ujian sertifikasi bahasa Jepang. Jika fasilitas ini tersedia di Palu, tentu akan sangat membantu, baik dari sisi efisiensi biaya maupun waktu, sehingga proses penempatan bisa lebih terstruktur dan optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak BP3MI Sulawesi Tengah telah melakukan koordinasi dengan Poltekkes Kemenkes Palu terkait kesiapan sarana dan prasarana. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat ruangan yang memadai untuk dijadikan lokasi ujian, bahkan didukung dengan keberadaan kelas internasional yang berpotensi menunjang program penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang.

Sementara itu, pimpinan sekaligus penanggung jawab LPK Maleo Gogakuin Palu, Indrawan, menyambut baik inisiatif tersebut. Namun demikian, ia menekankan pentingnya dukungan data sebagai dasar pengambilan keputusan oleh lembaga penyelenggara ujian.

“Kami sangat terbuka untuk mendukung rencana ini. Namun, diperlukan data yang komprehensif terkait jumlah calon peserta atau peminat program ke Jepang. Data tersebut akan menjadi bahan utama kami dalam meyakinkan pihak penyelenggara ujian agar membuka lokasi ujian di Kota Palu,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan lokasi ujian di daerah tidak hanya akan meningkatkan minat masyarakat, tetapi juga memperkuat kesiapan calon Pekerja Migran Indonesia dalam memenuhi persyaratan kompetensi bahasa.

Dengan adanya sinergi antara BP3MI Sulawesi Tengah, LPK Maleo Gogakuin, serta dukungan dari institusi pendidikan seperti Poltekkes Kemenkes Palu, diharapkan rencana pembukaan lokasi ujian bahasa Jepang di Kota Palu dapat segera terealisasi.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas layanan, memperluas peluang kerja ke luar negeri, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Sulawesi Tengah di pasar kerja internasional, khususnya di Jepang yang terus membuka peluang bagi tenaga kerja terampil dari Indonesia. ***(Humas BP3MI Sulawesi Tengah)