Tuesday, 19 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

Program Saweu Gampong BP3MI Aceh Hadir di Huntara Aceh Tamiang, Gaungkan Gerakan Nasional Migran Aman

-

00.05 13 May 2026 31

Program Saweu Gampong BP3MI Aceh Hadir di Huntara Aceh Tamiang, Gaungkan Gerakan Nasional Migran Aman.

Aceh Tamiang, KP2MI (13/05/2026) - Dalam rangka roadshow menuju kick-off Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman, BP3MI Aceh melalui P4MI Aceh Tamiang melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada warga Hunian Sementara (Huntara) korban bencana alam di Kampung Simpang Empat Opak, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan tema “Generasi Muda Aceh Berdaya Saing Global”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke kantor desa untuk menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan kepada Datok Kampung Simpang Empat Opak. Pada kesempatan tersebut, tim juga memperkenalkan peran dan fungsi P4MI Aceh Tamiang, BP3MI Aceh, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam upaya pelindungan Pekerja Migran Indonesia secara menyeluruh.

Selanjutnya, Tim P4MI Aceh Tamiang memaparkan regulasi terkait pelindungan Pekerja Migran Indonesia sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. Tim menjelaskan pentingnya peran desa dalam menciptakan ekosistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang terpadu, mulai dari tahap sebelum, selama penempatan, hingga kembali ke daerah asal.

Penelaah Teknis Kebijakan BP3MI Aceh, Kamaruzzaman, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait migrasi aman dan prosedural.

“Melalui Gerakan Nasional Migran Aman, kami ingin masyarakat memahami bahwa bekerja ke luar negeri harus dilakukan secara procedural, agar memperoleh pelindungan yang maksimal. Edukasi ini penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penempatan ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang,” ujar Kamaruzzaman.

Melalui kegiatan ini, lanjut Kamaruzzaman, BP3MI Aceh berharap masyarakat semakin memahami pentingnya migrasi aman serta mampu mempersiapkan diri menjadi generasi muda Aceh yang berdaya saing global dan terlindungi.

Usai kegiatan sosialisasi, tim melanjutkan kunjungan langsung secara door-to-door ke setiap unit hunian warga Huntara. Dalam kunjungan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai peluang kerja luar negeri, skema penempatan resmi, serta persyaratan yang harus dipenuhi untuk bekerja secara aman dan legal.

Tim juga mengarahkan masyarakat untuk mengakses informasi resmi melalui media sosial BP3MI Aceh dan P4MI Aceh Tamiang agar memperoleh informasi yang benar terkait peluang kerja luar negeri.

Sebagai langkah penguatan edukasi, tim turut membagikan brosur informatif berisi panduan bekerja ke luar negeri secara prosedural dan tips menghindari sindikat penempatan ilegal atau non-prosedural.

Datok Kampung Simpang Empat Opak, Isnawati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga Huntara yang membutuhkan informasi dan edukasi terkait peluang kerja aman ke luar negeri.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar warga tidak mudah terpengaruh oleh tawaran kerja ilegal,” ungkap Isnawati. ** (Humas/BP3MIAceh_DD)