Saturday, 7 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Wamen P2MI Gandeng Alumni Unismuh Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

-

00.02 6 February 2026 65

Wamen P2MI Gandeng Alumni Unismuh Perkuat Pelindungan Pekerja Migran

Makassar – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla menegaskan komitmen Kementerian P2MI untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dan jejaring alumni guna meningkatkan kompetensi serta pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Demikian disampaikan Wemen Dzulfikar saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni (DPP IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar periode 2026–2030 di Makassar, Kamis (5/2/2026).

Menurut Dzulfikar, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan alumni menjadi kunci dalam menjawab tantangan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia di kancah kerja internasional.

“Pelindungan pekerja migran tidak cukup hanya dengan regulasi. Yang paling penting adalah kompetensi dan kesiapan sumber daya manusianya,” kata Dzulfikar dalam sambutannya.

Ia menilai alumni perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja global. Alumni dapat berkontribusi melalui pelatihan, pendampingan, hingga penguatan kapasitas calon Pekerja Migran.

“Peran alumni ini akan memperkuat posisi Indonesia di pasar tenaga kerja global,” ujarnya.

Dzulfikar juga mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin antara KemenP2MI dan Universitas Muhammadiyah Makassar, khususnya dalam pelaksanaan program pelatihan tenaga kerja migran.

Ia berharap keterlibatan alumni Unismuh dapat terus diperluas, baik sebagai peserta maupun fasilitator program pemerintah.

Menurutnya, keterlibatan alumni akan membentuk ekosistem pelindungan Pekerja Migran yang lebih komprehensif. Alumni tidak hanya berperan sebagai tenaga profesional, tetapi juga agen perubahan sosial.

Lebih lanjut, Wamen Dzulfikar mendorong penguatan sinergi berkelanjutan antara kementerian, perguruan tinggi, dan organisasi alumni. Ia juga mengajak IKA Unismuh menjadikan isu pekerja migran sebagai agenda strategis organisasi.** (Humas/SM)