BP3MI DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi dengan Migrant Center Institut STIAMI
-
BP3MI DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi dengan Migrant Center Institut STIAMI
Jakarta, KemenP2MI (25/2) — Kepala BP3MI DKI Jakarta, Kombes Pol. Arman Muis bersama jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke Migrant Center Institut STIAMI Jakarta di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Rektor Institut STIAMI Sylviana Murni, Wakil Rektor II Hartono, serta Direktur Kemahasiswaan, Marketing & Kerja Sama Dedy Kusna Utama.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi sekaligus diskusi penguatan program kerja Migrant Center tahun 2026. Sebagai informasi, Migrant Center merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dengan Institut STIAMI Jakarta yang telah diresmikan pada 20 Juni 2025. Kehadiran Migrant Center bertujuan memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan pelindungan, edukasi, serta pendampingan bagi Pekerja Migran Indonesia sejak sebelum penempatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air.
Sepanjang tahun 2025, Migrant Center Institut STIAMI telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya edukasi publik melalui Podcast Migrant Talks bersama mitra P3MI dan lembaga pelatihan, pendampingan peserta magang dan praktik kerja lapangan bidang hospitality ke Jepang, serta penjajakan kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah di lima wilayah kota.
Kepala BP3MI DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas sambutan dari pihak kampus serta menegaskan pentingnya kolaborasi yang implementatif dan terstruktur.
"Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari Rektor dan jajaran Institut STIAMI. Harapannya kolaborasi dalam Migrant Center ini dapat berjalan implementatif dan efektif melalui program kerja yang terstruktur sehingga memberikan manfaat nyata bagi calon dan pekerja migran Indonesia," ujar Arman.
Arman juga menegaskan kesiapan BP3MI DKI Jakarta untuk mendukung penguatan Migrant Center melalui berbagai bentuk sinergi.
"BP3MI DKI Jakarta siap mendukung melalui kegiatan sosialisasi, kuliah umum bagi mahasiswa dan lulusan, penyediaan bahan media edukasi, hingga membuka kesempatan bagi akademisi kampus untuk memberikan edukasi kepada peserta OPP serta mendukung pelaksanaan PKL mahasiswa," tambah Kepala BP3MI DKI Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyepakati sejumlah tindak lanjut kerja sama, antara lain pelaksanaan rapat kerja bersama untuk membahas program Migrant Center pada awal Maret 2026, penyusunan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP3MI DKI Jakarta dan Institut STIAMI, pelaksanaan kuliah umum dan edukasi di kampus pada awal April 2026, penguatan kolaborasi dengan PPKD Provinsi DKI Jakarta dan mitra lembaga penempatan (P3MI), serta keterlibatan akademisi dalam memberikan edukasi kepada peserta Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP).
Melalui penguatan kolaborasi ini, Kepala BP3MI DKI Jakarta dan Institut STIAMI diharapkan dapat semakin memperluas peran pendidikan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia migran yang kompeten, terlindungi, dan siap bersaing di pasar kerja global. ** (Humas/BP3MI DKI Jakarta)