BP3MI NTT Gelar Exit Meeting Hasil Pemeriksaan Audit Keuangan oleh BPK RI
-
BP3MI NTT Gelar Exit Meeting Hasil Pemeriksaan Audit Keuangan oleh BPK RI, Jumat (20/2/26).
Kupang, KemenP2MI (23/2) – Badan Pelayanan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan Exit Meeting sebagai tindak lanjut hasil pemeriksaan audit keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Ruang Rapat Lt. II BP3MI NTT, Jumat (20/2/26). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian proses audit yang telah dilaksanakan beberapa waktu terakhir di lingkungan BP3MI NTT.
Exit Meeting tersebut dihadiri oleh Tim Audit BPK RI. Sementara dari pihak BP3MI NTT hadir Kepala BP3MI NTT, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), serta Ketua seluruh Ketua Tim Kerja BP3MI NTT.
Dalam penyampaian hasil pemeriksaan, Tim Audit BPK RI memberikan apresiasi kepada BP3MI NTT atas pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang dinilai sangat rapi dan tertata dengan baik. Bahkan, pengelolaan BMN di BP3MI NTT disebut sebagai salah satu yang terbaik.
Meski demikian, BPK RI menekankan pentingnya pelaksanaan transfer knowledge terkait pengelolaan BMN, agar capaian yang sudah baik tersebut dapat terus dipertahankan dan berkelanjutan. Selain itu, kelengkapan dokumentasi bukti dukung sebelum dan sesudah pekerjaan juga perlu menjadi perhatian, guna memastikan tertib administrasi yang semakin kuat.
Dalam pembahasan lainnya, BPK RI memberikan catatan terkait biaya sewa Help Desk di bandara. Hal tersebut disarankan untuk dikomunikasikan lebih lanjut dengan Angkasa Pura Pusat agar mekanisme tanpa biaya penggunaan area bandara untuk Help Desk, sebagaimana yang berlaku di beberapa bandara lain, dapat diterapkan pula di Bandara El Tari, Kupang.
Berkaitan dengan penggunaan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian, BPK RI memberikan catatan terkait mekanisme pelaksanaannya kedepan dengan anggaran yang lebih banyak disarankan agar dilakukan koordinasi dengan pusat mengenai kelengkapan regulasi konkrit yang mengatur petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) di lapangan, sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lebih tertib dan menghasilkan output yang baik.
Menutup kegiatan, BPK RI menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari seluruh tim BP3MI NTT yang telah membantu proses audit berjalan dengan lancar. BPK RI juga berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan demi peningkatan tata kelola yang semakin transparan dan akuntabel di masa mendatang. **(Humas/BP3MI NTT)