Wednesday, 13 May 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Nusa Tenggara Timur Siap Sukseskan Job Fair Provinsi 2026 Perkuat Edukasi Migran Aman

-

00.05 13 May 2026 22

BP3MI NTT menghadiri rapat koordinasi persiapan Job Fair Provinsi NTT, Kupang, Rabu (13/5/2026)

Kupang, KP2MI (13/5) – Balai Pelayanan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja ke Luar Negeri menghadiri rapat koordinasi persiapan Job Fair Provinsi NTT dalam rangka menyukseskan Roadshow Gerakan Nasional Migran Aman 2026, di Ruang Rapat Kantor Disnakertrans Provinsi NTT pada Rabu (13/5/2026).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTT beserta jajaran, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan NTT, serta Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida dan tim.

Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan persiapan teknis Job Fair yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Mei 2026. Acara tahun ini akan diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan metode tatap muka (offline) dan virtual (online) guna menjangkau para pencari kerja hingga ke pelosok NTT.

BP3MI NTT dipastikan akan mengambil peran strategis dengan membuka stan pelayanan dan informasi. Stan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi lowongan kerja luar negeri, tetapi juga sebagai garda depan edukasi publik.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat NTT yang berkeinginan bekerja ke luar negeri mendapatkan akses informasi yang valid. Melalui Job Fair ini, BP3MI NTT akan memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme penempatan Pekerja Migran Indonesia yang prosedural dan aman," ujar Suratmi.

Selain mempromosikan peluang kerja, misi utama BP3MI NTT dalam Job Fair mendatang adalah mensosialisasikan pentingnya Gerakan Nasional Migran Aman. Hal ini mencakup edukasi mengenai hak-hak pelindungan pekerja migran Indonesia serta upaya konkret dalam mencegah penempatan nonprosedural yang kerap merugikan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disnakertrans Provinsi NTT, Yos Rasi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam acara ini.

"Job Fair ini bukan sekadar ajang mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja, tetapi juga momentum untuk memberikan kepastian pelindungan bagi tenaga kerja kita. Koordinasi hari ini memastikan seluruh sarana, prasarana, dan strategi penyebarluasan informasi telah siap menyambut antusiasme masyarakat," ungkap Yos Rasi.

Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan Job Fair Provinsi NTT 2026 dapat menjadi pintu masuk bagi putra-putri daerah untuk meraih peluang karier global secara aman, bermartabat, dan terlindungi. ** (Humas/BP3MI Nusa Tenggara Timur)