Wednesday, 11 March 2026
logo

Berita

Berita Utama

Peringati Nuzulul Quran, Menteri Mukhtarudin: Melindungi Pekerja Migran adalah Perintah Agama

-

00.03 10 March 2026 45

KP2MI gelar peringatan Nuzulul Quran 1447 H di Aula Abdurrahman Wahid, Kantor KP2MI, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Jakarta, KemenP2MI (10/3) - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menggelar peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang dihadiri oleh jajaran pejabat, pegawai ASN, serta perwakilan anak-anak pekerja migran dan yatim piatu.

Acara peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Kantor KP2MI ini juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KP2MI Leny Dwiyono, dan Penasehat DWP, Hj Siti Marwiyah, Senin (9/3/2026).

Selain itu, hadir pula Wamen Dzulfikar Ahmad Tawalla dan Sekjen KP2MI, Komjen Pol Dwiyono.

Menteri P2MI Mukhtarudin menegaskan bahwa tugas negara dalam melindungi pekerja migran sejatinya sejalan dengan perintah agama untuk memuliakan manusia.

Al-Quran sebagai Pedoman Integritas

Menteri Mukhtarudin menyampaikan bahwa Al-Quran hadir sebagai Hudan atau petunjuk bagi seluruh umat manusia. Ia berharap semangat turunnya Al-Quran dapat memperkuat integritas seluruh pegawai di lingkungan Kementerian P2MI.

"Saya berharap semangat Nuzulul Quran ini memperkuat integritas kita dalam bekerja. Bukan sekadar akuntabilitas birokrasi, tetapi pengabdian yang tulus sebagai bentuk ibadah untuk memuliakan sesama manusia," ujar Mukhtarudin.

Pesan Menyentuh untuk Anak Pekerja Migran

Suasana khidmat terasa saat Menteri menyapa langsung anak-anak pekerja migran yang hadir. Beliau memberikan penguatan moril kepada mereka yang harus terpisah jarak dengan orang tua demi perjuangan ekonomi keluarga.

"Kalian jangan pernah merasa sendiri. Kementerian P2MI adalah rumah kalian. Teruslah semangat belajar, kejarlah cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua kalian," pesan Menteri kepada anak-anak tersebut.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa keberhasilan para orang tua di perantauan sebagai Pekerja Migran adalah sebuah kemuliaan, dan doa dari keluarga di rumah akan selalu menyertai setiap langkah mereka.

Satu Ikatan Keluarga Besar

Menteri P2MI Mukhtarudin pun mengajak seluruh jajaran KP2MI untuk menjaga kekompakan sebagai satu ikatan keluarga yang tak terpisahkan. 

"Pentingnya kepekaan sosial dan rasa saling menghargai dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat," tandas Menteri Mukhtarudin.

Acara ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Dr. G. Ali Muhammad Faiz, yang memberikan pendalaman mengenai makna Nuzulul Quran dalam kehidupan profesional dan personal.**