Wednesday, 11 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Sinergi Pemkab Gresik dan BP3MI Jatim, Tiga Anak Pekerja Migran Indonesia Asal Gresik Dipulangkan dengan Aman dari Malaysia

-

00.02 11 February 2026 17

Sinergi Pemkab Gresik dan BP3MI Jatim, Tiga Anak Pekerja Migran Indonesia Asal Gresik Dipulangkan dengan Aman dari Malaysia

Surabaya,KemenP2MI (11/2) - Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur berhasil memfasilitasi pemulangan tiga anak Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Gresik dari Malaysia pada Senin (9/2/2026).

Pemulangan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Bupati Gresik Nomor 560/1483/437.58/2025 perihal Permohonan Pemulangan Anak Pekerja Migran Indonesia Asal Kabupaten Gresik di Malaysia.

Tiga anak Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan masing-masing atas nama MI (12), SN (8), warga Desa Golokan, Kabupaten Gresik serta HA (11), warga Desa Siwalan, Kabupaten Gresik. Seluruh anak Pekerja Migran Indonesia tersebut dilengkapi Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk kembali ke Negara Indonesia.

Proses pemulangan ketiga anak Pekerja Migran Indonesia ini difasilitasi sepenuhnya dan didampingi langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Setibanya di Indonesia, rombongan disambut oleh Plt. Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, di Lounge Pekerja Migran Indonesia Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Fandi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BP3MI Jawa Timur. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak anak-anak Pekerja Migran Indonesia, khususnya dalam proses pemulangan ke daerah asal.

“Pemulangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya, terutama anak-anak Pekerja Migran Indonesia. Terima kasih kepada BP3MI Jawa Timur dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga proses ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Fandi.

Selanjutnya, ketiga anak Pekerja Migran Indonesia tersebut secara resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Proses serah terima berlangsung dengan lancar dan disaksikan oleh seluruh pihak terkait. Kemudian ketiga anak Pekerja Migran Indonesia ini akan diuruskan status kependudukannya serta kelengkapan dokumen agar dapat mengakses fasilitas publik seperti fasilitas Pendidikan formal dan Kesehatan di Negara Indonesia.

Melalui pemulangan ini, diharapkan anak-anak Pekerja Migran Indonesia dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan memperoleh pendampingan serta perlindungan yang optimal, sekaligus menjadi pengingat pentingnya migrasi aman dan prosedural bagi seluruh masyarakat Indonesia.**(Humas/ BP3MI Jawa Timur)