Akper Justitia Gelar Wisuda Ahli Madya Keperawatan ke-XXVI Tahun 2025, Dorong Lulusan Menjadi Pekerja Migran Indonesia Terampil dan Profesional
-
Akper Justitia Gelar Wisuda Ahli Madya Keperawatan ke-XXVI Tahun 2025, Dorong Lulusan Menjadi Pekerja Migran Indonesia Terampil dan Profesional, di Pa
Palu, KemenP2MI (23/12) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah turut menghadiri kegiatan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Ahli Madya Keperawatan ke-XXVI Tahun 2025 di Hotel Swiss-Belhotel Palu, pada Senin (22/12/2025).
Wisuda ini turut dihadiri oleh Perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, Perwakilan Wali Kota Palu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI yang diwakili oleh Ketua Tim Kelembagaan, Fatrah Dano Putri, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Yayasan Pendidikan Justitia Sulawesi Tengah Hasiaty Ponulele, Direktur Akademi Keperawatan Justitia, Nur Febrianti, serta para wisudawan dan wisudawati Ahli Madya Keperawatan sebanyak 39 orang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Akademik Akper Justitia, Indri Iriani.
Selanjutnya, Direktur Akademi Keperawatan Justitia, Nur Febrianti, menyampaikan Laporan Pendidikan yang memuat capaian akademik dan proses penyelenggaraan pendidikan selama masa studi.
Kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda dan pengambilan sumpah jabatan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menekankan bahwa lulusan keperawatan memiliki peluang besar untuk berkiprah sebagai Pekerja Migran Indonesia terampil di sektor kesehatan, khususnya caregiver dan tenaga perawatan lansia di berbagai negara penempatan.
“Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan yang hari ini telah resmi menyelesaikan seluruh proses perkuliahannya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua beserta seluruh Civitas Akademika Akper Justitia Palu yang telah melahirkan generasi cerdas dan kompeten,” Ujar Mustaqim
“Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan vokasi kesehatan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil, terlindungi, dan bermartabat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo kepada Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2M)I agar fokus pada peningkatan kualitas pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta memaksimalkan penempatan Pekerja Migran Indonesia terampil guna meningkatkan kesejahteraan mereka dan kontribusi devisa negara,” lanjutnya.
Sinergi antara KemenP2MI, BP3MI, dan institusi pendidikan keperawatan menjadi langkah strategis dalam memastikan lulusan yang berminat bekerja ke luar negeri memperoleh informasi penempatan resmi, pembekalan kompetensi, serta pelindungan sejak pra-penempatan hingga purna penempatan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Justitia Sulawesi Tengah, Hasiaty Ponulele, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tersebut sekaligus harapan besar kepada para lulusan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Kami berharap para alumni Akademi keperawatan (Akper) Justitia tidak hanya mengabdi di dalam negeri, tetapi juga mampu berkiprah sebagai Pekerja Migran Indonesia yang profesional, berdaya saing, dan membawa nama baik bangsa di tingkat internasional,” ungka Hasiaty.
Melalui wisuda ini, Akper Justitia menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan keperawatan yang unggul, siap kerja, serta mendukung program pemerintah dalam penyiapan Pekerja Migran Indonesia terampil di sektor kesehatan yang aman, legal, dan terlindungi. **(Humas/BP3MI Sulawesi Tengah)