Tuesday, 14 April 2026
logo

Berita

Berita Utama

BP3MI Sumatera Utara Gelar Sosialisasi Terkait Peluang Kerja Luar Negarai Secara Prosedural di SMKS Imelda Medan

-

00.04 7 April 2026 19

BP3MI Sumatera Utara Gelar Sosialisasi Terkait Peluang Kerja Luar Negarai Secara Prosedural di SMKS Imelda Medan.

Medan, KP2MI (7/4) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara gelar Sosialisasi Terkait Peluang Kerja Luar Negarai Secara Prosedural di SMKS Imelda Medan, Selasa (7/04/2026).

Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka memenuhi undangan dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sebagai narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Yayasan Imelda, Raja Imran Ritonga.

Dalam sambutannya, Raja berharap kepada siswa/i SMKS Imelda Medan bisa memperhatikan terkait perencanaan karir, dunia kerja, serta peluang kerja luar negeri yang tersedia secara aman dan legal, khususnya mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia.

”Harapan saya agar siswa/i dapat memahami peluang dan prosedur bekerja ke luar negeri serta siswa/i dapat mempersiapkan diri agar dapat setelah lulus, para siswa/i mampu bekerja ke luar negeri” ujar Raja.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Titiek Nansriaty, menyampaikan terima kasih atas kesediaan tim BP3MI Sumatera Utara menghadiri undangan sosisalisasi yang dilaksanakan terkait Prosedur dan Peluang Kerja Luar Negeri bagi siswa siswi SMKS Imelda Medan.

”Saya berharap agar siswa/i SMKS Imelda Medan dapat memahami peluang dan prosedur bekerja ke luar negeri, serta mahasiswa dapat mempersiapkan diri agar dapat setelah lulus, para siswa  mampu bekerja ke luar negeri” ungkap Titiek.

Kepala BP3MI Sumatera Utara, Harold Hamonangan, sebagai narasumber menyampaikan materi mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia dan peluang kerja, yang meliputi prosedur penempatan Pekerja Migran Indonesia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, persyaratan administrasi dan kompetensi, hak dan kewajiban Pekerja Migran Indonesia, serta pentingnya bekerja melalui jalur resmi guna memperoleh perlindungan dari negara. Disampaikan pula peran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia sejak pra-penempatan, masa penempatan, hingga purna penempatan.

”Jika para siswa/i tertarik bekerja ke luar negeri setelah lulus sekolah, hendaklah melalui skema yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” papar Harold.

Harold juga berharap, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia kerja, penempatan Pekerja Migran Indonesia yang aman, legal, dan bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk menghindari penempatan kerja nonprosedural. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa/i SMKS Imelda Medan dalam menentukan pilihan karier secara bijak, realistis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Melalui edukasi ini semoga siswa semakin antusias dan mempersiapkan diri untuk bekerja ke luar negeri secara prosedural,” tutup Harold..

Kegiatan selanjutnya, sesi tanya jawab oleh narasumber dengan peserta, dan ditutup dengan foto bersama.** (Humas/BP3MI Sumatera Utara)