Wednesday, 4 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Hadiri Rakornas Pusat–Daerah, Wamen Christina Ajak Pemda Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo

-

00.02 2 February 2026 49

Hadiri Rakornas Pusat–Daerah, Wamen Christina Ajak Pemda Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo

Jakarta, KemenP2MI (2/2) – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, menekankan, pentingnya peran pemerintah daerah menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

“Mereka (Pemda) lah yang paling dekat dan bisa bergerak langsung untuk memastikan program-program prioritas benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/2/2026). 

Pada Senin (2/2/2026) kemarin, Wamen Christina hadir di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang digelar di Sentul International Convention Centre, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah ini, lanjut Christina, juga akan memperkuat sinergi lintas sektor dan lintas wilayah di Indonesia. 

“Sehingga berbagai program strategis nasional dapat diimplementasikan secara efektif di daerah. Harapannya, urusan pekerja migran turut menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkap dia. 

Menurut politisi Partai Golkar ini, salah satu yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu penanganan sampah yang dinilai sudah berada pada kondisi darurat nasional. 

Bahkan, kata Christina, masalah sampah bahkan dinilai telah berdampak pada sektor pariwisata dan kualitas lingkungan di sejumlah daerah.

“Banyak keluhan, termasuk dari wisatawan, terkait persoalan sampah. Ini bukan lagi isu biasa, tapi sudah menjadi bencana yang harus ditangani secara serius dan terintegrasi,” ungkapnya. 

Oleh karena itu, pemerintah akan mendorong pengelolaan sampah melalui skema kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dengan mengembangkan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). 

“Sampah akan diolah menjadi energi sebagai solusi jangka panjang,” jelas Christina. 

Berdasarkan arahan Presiden Prabowo, program tersebut direncanakan akan dibangun di 34 kota di Indonesia. Tahap awal, tambah dia, pembangunan akan dimulai pada Maret 2026 di empat kota, salah satunya Bekasi, Jawa Barat. 

“Ini langkah yang sangat baik karena tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga menghasilkan energi yang bermanfaat,” imbuh Christina Aryani. **