Wednesday, 4 February 2026
logo

Berita

Berita Utama

Kolaborasi BP3MI Sulteng dan DP3A Cegah TPPO serta Kekerasan terhadap Perempuan

-

00.02 4 February 2026 25

Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi

Palu, KemenP2MI (4/2) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tengah menerima kunjungan koordinasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka penguatan sinergitas pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta tindak kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BP3MI Sulawesi Tengah, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Provinsi Sulawesi Tengah, Diana Adam Patalau, bersama tim, dan diterima langsung oleh Kepala BP3MI Sulawesi Tengah, Mustaqim, beserta jajaran.

Mustaqim menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan TPPO, khususnya yang menyasar perempuan dan calon pekerja migran.

“Koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antara BP3MI dan DP3A dalam pencegahan TPPO serta perlindungan terhadap perempuan. Upaya perlindungan harus dilakukan secara kolaboratif agar hasilnya lebih optimal,” ujar Mustaqim.

Ia menambahkan bahwa BP3MI Sulawesi Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan upaya edukasi, pendampingan, serta perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya perempuan yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

Sementara itu, Diana Adam Patalau menegaskan pentingnya peran BP3MI sebagai mitra strategis DP3A dalam upaya perlindungan hak perempuan dan anak di Sulawesi Tengah.

“Sinergi dengan BP3MI sangat penting dalam mencegah TPPO dan tindak kekerasan terhadap perempuan. Melalui koordinasi ini, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah preventif, sosialisasi, serta penanganan korban secara terpadu di seluruh wilayah Sulawesi Tengah,” jelas Diana.

Melalui kegiatan ini, BP3MI Sulawesi Tengah dan DP3A Provinsi Sulawesi Tengah sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama, pertukaran informasi, serta pelaksanaan program bersama guna mewujudkan perlindungan yang optimal bagi perempuan dan masyarakat rentan di Provinsi Sulawesi Tengah.**(Humas BP3MI Sulawesi Tengah)