Perkuat Implementasi SMK Go Global, BP3MI Jawa Barat Bangun Sinergi Lintas Sektor di Sukabumi
-
Perkuat Implementasi SMK Go Global, BP3MI Jawa Barat Bangun Sinergi Lintas Sektor di Sukabumi
Sukabumi, KemenP2MI (27/01) – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program SMK Go Global, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, Senin–Selasa (26–27/01/2026).
Koordinasi ini difokuskan pada penguatan ekosistem penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia berbasis pendidikan vokasi, khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disiapkan untuk bersaing di pasar kerja global.
Pada Senin (26/01/2026), Kepala BP3MI Jawa Barat bersama tim mengawali rangkaian kegiatan dengan mengunjungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi. Rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan daerah dalam mendukung implementasi program SMK Go Global.
Kehadiran BP3MI disambut antusias oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi beserta jajaran, yang menyatakan komitmennya untuk mendukung program strategis tersebut.
Kepala BP3MI Jawa Barat, Singgih Hermawan, menegaskan bahwa SMK Go Global merupakan program prioritas nasional KemenP2MI tahun 2026 yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Program SMK Go Global menjadi salah satu prioritas KemenP2MI tahun 2026. Oleh karena itu, pelaksanaannya memerlukan koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Singgih.
Masih di hari yang sama, BP3MI Jawa Barat melanjutkan kunjungan ke Yayasan Pasim Sukabumi untuk berkoordinasi dengan PasimGo Migran Center. Pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi pekerja migran bertaraf global ini telah diresmikan oleh Menteri P2MI pada November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI Jawa Barat meninjau langsung sarana dan prasarana pendidikan serta fasilitas pelatihan yang tersedia sebagai bagian dari kesiapan mencetak PMI unggul dan berdaya saing internasional.
Pada Selasa (27/01), agenda koordinasi dilanjutkan ke Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Sukabumi. Pertemuan ini membahas penguatan program Kredit Usaha Rakyat Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI) yang selama ini telah berjalan dan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan SMK Go Global. Diskusi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi sebagai bentuk keterlibatan aktif pemerintah daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan vokasi, serta lembaga keuangan, diharapkan implementasi program SMK Go Global di wilayah Sukabumi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, sekaligus mendorong lahirnya pekerja migran Indonesia yang kompeten, terlindungi, dan siap bersaing di tingkat global, **(Humas/BP3MI Jawa Barat).